SuaraJabar.id - Peristiwa kecelakaan antara kereta api dengan sebuah mobil kembali terjadi. Kecelakaan nahas ini terjadi di kawasan Ciharashas, Cianjur, Rabu (29/6/2022).
Dari unggahan akun Instagram @infojawabarat, disebutkan dalam narasi bahwa kejadian kereta api hantam minibus tersebut terjadi pada siang hari.
"Sebuah mobil minibus berwarna hitam tertabrak KA Siliwangi dari arah Sukabumi menuju Cianjur," tulis narasi unggahan video tersebut.
Akibat terhantam kereta api disebutkan bahwa minibus berwarna hitam tersebut terpental hampir ratusan meter serta alami kerusakan cukup parah.
Baca Juga: Air Mulai Surut, Jalur Rel KA Siliwangi Sukabumi-Cipatat Dinyatakan Aman
Dari narasi juga disebutkan bahwa dua orang menjadi korban pada insiden kecelakaan tersebut.
"Sementara itu dikabarkan 2 orang menjadi korban dalam insiden tersebut,"
"Saat ini korban tengah dibawa menuju RSUD Cianjur untuk dilakukan perawatan lebih lanjut,"
Atas peristiwa kecelakaan tersebut, sejumlah netizen menyampaikan rasa duka mendalam untuk korban.
Selain tersebut, salah satu netizen mengungkap bahwa kejadian itu terjadi di dekat tempat tinggalnya. Menurutnya, perlintasan yang dilewati mobil nahas itu tak memiliki palang pintu.
"Sekedar informasi, itu kejadian tidak jauh dari rumah saya.. Di perlintasan itu tidak ada palang pintu kereta api dan di sisi kanan kiri ada rumah jadi tidak terlihat adanya kereta, mungkin sopir mobil juga tidak mengetahui jam kereta api lewat di perlintasan itu," tulis akun @fa***
Ada juga netizen yang berspekulasi bahwa kecelakaan ini bisa disebabkan karena kondisi mesin mobil yang tiba-tiba terhenti.
"Kendaraan padam tiba-tiba saat melintasi rel, disaat kereta akan lewat yang konon disebabkan oleh medan magnet akibat gesekan roda kereta dan rel tidak bisa dibuktikan secara ilmiah. Memang gesekan roda kereta dan rel dapat menghasilkan medan magnet, tapi tidak cukup kuat untuk mengganggu kelistrikan pada kendaraan sehingga membuat mesin mati mendadak,"
Berita Terkait
-
Mengenal Masjid Al Jabbar Karya Ridwan Kamil, Utang Pembangunannya Dibongkar Dedi Mulyadi
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Lawan Ridwan Kamil, Lisa Mariana Akan Konferensi Pers Meski Kondisi Mental Tak Stabil
-
Warga Jabar yang Taat Pajak Jangan Iri karena Tak Dapat Pemutihan, Dedi Mulyadi Siapkan Surprise
-
H-2 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cipali Ramai Lancar
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar