Selanjutnya, ada fasilitas lain untuk pengunjung menuju tengah danau, ada juga bangunan semi tembok dan bambu yang dibangun di atas danau, kemudian wahana air seperti perahu rakit, maupun sepeda air.
Objek wisata dengan wajah baru itu telah mampu menyedot pengunjung yang cukup banyak, berdasarkan laporan dari Pemkab Garut bahwa saat hari kedua libur Lebaran pengunjung Situ Bagendit mencapai 10 ribuan orang.
Wisata Membanggakan
Wajah baru Situ Bagendit itu akan menjadi wisata unggulan dan yang dibanggakan di Garut selain objek wisata ternama lainnya seperti pemandian air panas, pantai, maupun wisata pegunungan dan budaya.
Kementerian PUPR yang mengucurkan anggaran revitalisasi itu mengharapkan kawasan wisata Situ Bagendit setelah revitalisasi selesai dapat menjadi ikon pariwisata baru yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa upaya pengembangan pariwisata yaitu pertama memperbaiki infrastrukturnya, kemudian segala macam perlengkapan penunjang dan kegiatan baru untuk promosi besar-besaran.
Pemerintah daerah juga siap menjaga dan berupaya untuk menyukseskan harapan menjadikan Situ Bagendit sebagai wisata kelas dunia yang selama ini digadang-gadang oleh pemerintah pusat.
Bupati Garut Rudy Gunawan dalam kesempatannya di Garut menyampaikan pemerintah daerah selama ini terus berupaya mendongkrak kunjungan wisatawan ke Garut, termasuk saat ini yang memiliki wajah baru yaitu Situ Bagendit.
Menurut dia, upaya menuju Situ Bagendit menjadi wisata kelas dunia yaitu dengan selalu menjaga kebersihan, begitu juga pengelolaannya nanti akan dilakukan secara profesional bekerja sama dengan swasta.
Baca Juga: Jokowi: Saya Tawarkan Diri untuk Bawa Pesan Presiden Zelenskyy ke Presiden Putin
"Pertama kelas dunia itu harus bersih, harus ada persyaratan, kita sedang dilakukan, nanti akan pengelolanya swasta," katanya.
Namun upaya pengembangan wisata Situ Bagendit itu, kata Bupati, belum sepenuhnya bisa dilakukan oleh Pemkab Garut, karena pemerintah pusat belum menyerahkan asetnya ke pemerintah daerah.
Selama ini, kata dia, Pemkab Garut masih menunggu penyerahan dari pemerintah pusat, karena hibah melebihi Rp 50 miliar wajib mendapatkan persetujuan Presiden, dan saat ini hanya menerima surat dari Kementerian PUPR untuk penggunaan sementara.
Bupati mengungkapkan Situ Bagendit merupakan salah satu wisata yang menjadi kebanggaan orang Garut untuk itu harus dijaga dengan baik sehingga memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat.
Terlebih Situ Bagendit, kata dia, berdasarkan laporan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut memiliki potensi pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 5 miliar per tahun, untuk itu perlu langkah konkret pengelolaan wisata tersebut.
"Kami akan tetapkan (target) tahun depan Rp 5 miliar per tahun," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Jaksa Minta Hakim Abaikan Keberatan Dokter Tifa, Ini Alasannya
-
Roy Suryo Gugat Pasal Peretasan di Praperadilan, Tim Hukum Uji Bukti Lewat Komputer Pengadilan
-
Bawa Empat Saksi dan Satu Ahli, Kuasa Hukum Uji Keabsahan Status Tersangka Roy Suryo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Insinerator Hidrogen Karya Anak Bangsa Diklaim Mampu Musnahkan 500 Kilogram Sampah Per Jam
-
Menjangkau Pelosok Sumatera Utara, Dedikasi Mantri BRI Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga
-
Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN
-
Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute
-
Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?