SuaraJabar.id - Seorang supoter Persib, Supiyani (27) tewas mengenaskan. Warga Kampung Gentong, Desa Cikadu, Palabuhanratu, Sukabumi itu dibacok oleh pengendara motor lainnya, Jumat (1/7/2022).
Dari hasil otopsi, korban alami luka bacok di bagian dada hingga tembus merobek jantung. Menurut Dokter forensik Polri di RSUD Sekarwangi , Dr. Arif Wahyono seperti dikutip Sukabumiupdate--jaringan Suara.com, korban alami dua luka bekas senjata tajam di bagian dada dan punggung.
Duka luka ini diduga menjadi penyebab kematian Supyan.
"Ada kekerasan menggunakan senjata tajam di dua titik, yakni di dada dan di bagian punggung," jelas Dr. Arif.
"Penyebab kematiannya kekerasan di dada itu merobek jantung, sehingga mengakibatkan pendarahan,"
Sementara itu, kakak korban, Sopandi mengatakan bahwa keluarga mendapat informasi bahwa Supyan ditemukan warga sudah dalam keadaan meninggal dunia,
"Bilangnya dia mau nobar Persib di Palabuhanratu, terus infonya ada yang ngejegat," ungkap Sopandi.
Pihak keluarga pun berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku. Sopandi berharap pelaku bisa dihukum seberat-beratnya.
"Saya pengennya pelakunya dapat dan dihukum seberat-beratnya,"
Baca Juga: Sang Istri Dapat Ancaman dari Oknum Suporter, Robert Alberts: Saya Tunggu 1x24 Jam untuk Minta Maaf
Jenazah korban telah dibawa dari RSUD Sekarwangi ke rumah duka di Kampung Gentong RT 02/05 Desa Cikadu Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026
-
Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta
-
Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama
-
Revitalisasi Desa Segera Disiapkan, Jangkau 1.500 Tempat di 35 Provinsi