SuaraJabar.id - Warga Sukabumi dibuat geger dengan suara gemuruh di kawasan alun-alun Kota Sukabumi, Jawa Barat. Terkait suara gemuruh ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi menghimbau kepada warga tidak panik.
Menurut pihak DPUTR, suara tersebut berasal bali tower atau tower provider yang berada di dekat gapura alun-alun.
Kadis PUTR Kota Sukabumi Asep Irawan mengatakan, suara itu bersumber dari tower provider, internet dan tv kabel milik PT Bali Towerindo Sentra, yang berpusat di Bandung. "Itu provider bali tower, nanti kita sampaikan," ujar Asep mengutip dari Sukabumiupdate--jaringan Suara.com
Menurut Asep, dari informasi manajemen kepada DPUTR, pihak Bali Tower menurunkan tim lapangan untuk mengecek tower yang ada di Alun-alun Kota Sukabumi.
Dari pantauan sistemnya tidak terjadi kendala atau kerusakan apapun sehingga menyebabkan keluarnya Suara Gemuruh itu.
"Dari pantauan sistem perangkat yang ada di microcell tersebut tidak ada kendala apa-apa seperti over heat (kepanasan) atau kendala teknis lainnya," ungkapnya.
Sementara dugaan dari suara kipas tower, pihak manajemen mengungkapkan dimensi kipas tersebut sangat kecil. Maka kecil kemungkinan suara tersebut bersumber dari kipas tower.
"Adapun mengenai kipas di perangkat memang ada kipas yang fungsinya untuk mendinginkan tapi dimensinya kecil. Sehingga tidak mungkin bisa mengeluarkan Suara Gemuruh sedemikian besarnya,"
Baca Juga: Langsung Takut Usai Dengar Suara Ini, Warga Tak Jadi Nongkrong di Alun-alun Kota Sukabumi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
Terkini
-
Lebaran Menghitung Hari, Ratusan Bos "Nakal" di Jabar Diadukan Karyawan Gegara Tahan Uang THR
-
Bukit Hijau Gunung Karang Dibotaki Demi Perumahan Elite, Kini Mangkrak Gara-Gara Izin Belum Jelas
-
Niat Pamer Kesiapan Mudik, Medsos Wali Kota Tasik Malah Digeruduk PNS: "THR Mana, Pak?"
-
Malam Horor di Paseh Sumedang: Tubuh Kakak Beradik Penjaga Warung Madura Terbakar 95 Persen
-
Petaka Petasan Bocah: Dalam Sekejap, Pabrik Ban Rumahan di Garut Ludes Dilalap Si Jago Merah