SuaraJabar.id - Keberadaan geng motor brutal di wilayah hukum Polres Sukabumi terus diburu. Salah satu caranya dengan menggelar razia rutin dengan sasaran pemotor tak taat aturan yang dilakukan hampir setiap malam.
Diketahui sebelumnya, terjadi pembunuhan terhadap pemuda Cikadu di Palabuhanratu beberapa waktu lalu. Pelakunya terindikasi merupakan geng motor brutal.
Kekinian, polisi mengamankan lima unit sepeda motor dengan knalpot bising dan tidak dilengkapi surat kendaraan bermotor diamankan polisi. Kelima kendaraan itu diamankan petugas yang tengah melakukan giat patroli di sejumlah titik keramaian di wilayah Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (14/7/2022).
Patroli rutin malam hari ini juga menyasar gerombolan anak muda nongkrong, membawa senjata tajam, miras, dan keberadaan geng motor serta obat terlarang.
Tim patroli Polres Sukabumi menyisir tempat-tempat yang berpotensi terjadinya gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat, di antaranya Lapangan Cangehgar, Alun-alun Palabuhanratu, Cipatuguran, Citepus dan Taman Kota.
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah melalui Kasi Humasnya Ipda Aah Saepul Rohman mengatakan pada saat tim melewati jalan utama yaitu jalan Siliwangi Palabuhanratu mendapati kelompok remaja yang memakai kendaraan sepeda motor dan ditemukan menggunakan knalpot racing atau bising.
"Tadi malam tim patroli Polres telah mengamankan 5 (lima) unit kendaraan sepeda motor yang kedapatan menggunakan knalpot bising dan tidak membawa kelengkapan surat kendaraan," ungkap Aah dalam rilisnya, Jumat (15/7/22).
Selanjutnya Aah mengatakan kendaraan yang diamankan tim Patroli dibawa Ke Mapolres Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan, sedangkan pemilik bisa kembali mengambil kendaraannya namun dengan catatan membawa surat kendaraan dan knalpot standar pabriknya.
"Kendaraan bisa diambil pemiliknya dengan membawa surat kendaraan dan knalpot standar nanti knalpot standar tersebut langsung dipasang disini (Mapolres, red)," tegas Aah.
Baca Juga: Tersebar Video Aksi Tiga Pemuda Menyerang Warga Pakai Sajam, Handphone Milik Korban Raib
Lebih jauh Aah mengatakan kegiatan patroli malam bukan hanya dilakukan oleh Polres Sukabumi tetapi oleh seluruh Polsek jajaran dengan target sasaran yang sama dengan tujuan menjamin rasa aman dan nyaman pada masyarakat.
"Bahwa Kapolres Sukabumi dari awal beliau menjabat sangat konsisten dengan upaya preventif dalam mencegah terjadinya kejahatan yaitu kegiatan patroli terutama pada jam rawan terjadinya kejahatan disamping gencar mengungkap berbagai kasus," pungkas Aah.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Isu Bagi-bagi Tramadol Jelang Demo di Jakarta, Polisi Siaga: Kami Dalami
-
Pulang Main Futsal, Pria di Koja Dibegal: Kepala dan Kaki Luka Parah
-
24,5 Persen Anak Jambi 'Fatherless', Gubernur Sebut Jadi Pemicu Remaja Gabung Geng Motor
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Dugaan Tramadol Dilindungi Oknum LSM di Cimahi, Dedi Mulyadi: Sikat Saja!
-
Emosi Memuncak! Pria di Bandung Bakar Motor Sendiri, Tiga Rumah Ludes Dilalap Api
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok