- Banjir akibat curah hujan tinggi menyebabkan jembatan penghubung di Desa Cikondang, Cianjur, putus total pada Senin malam.
- Putusnya jembatan tersebut menghambat ekonomi lokal dan memaksa warga menempuh jalur alternatif yang jauh serta memakan waktu.
- BPBD Cianjur mengevakuasi 198 warga Desa Cihaur dan melakukan koordinasi untuk perbaikan jembatan serta mitigasi bencana susulan.
SuaraJabar.id - Bencana banjir kembali menyebabkan kerusakan serius di Kabupaten Cianjur. Kali ini, sebuah jembatan penghubung antardesa di Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, putus total akibat curah hujan tinggi yang membuat aliran Sungai Cikondang meluap dan sangat deras.
Putusnya jembatan permanen ini tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga memukul sektor perekonomian lokal, memaksa warga harus memutar dengan jarak tempuh lebih lama dan jauh.
Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat menjelaskan bahwa curah hujan tinggi menjadi pemicu utama insiden ini. "Jembatan penghubung itu terputus akibat curah hujan tinggi yang membuat aliran sungai Cikondang cukup deras dan meluap," ujarnya.
Pihaknya memastikan sekitar 450 kepala keluarga tidak sampai terisolasi karena masih ada jalan alternatif, namun upaya penanganan cepat segera dilakukan berkoordinasi dengan dinas terkait guna memperbaiki jembatan yang putus.
Namun untuk sementara pihaknya melarang warga melintas di jembatan yang putus karena cuaca ekstrem yang masih melanda dapat memicu naiknya debit air sungai dan mengancam keselamatan warga saat memaksakan diri melintas.
"Kita upayakan perbaikan cepat agar aktivitas warga tidak sampai terhambat karena jalur alternatif yang ada membuat jarak tempuh menjadi jauh dan cukup lama terutama bagi warga yang hendak menjual hasil bumi ke Pasar Cibeber atau Cianjur," katanya.
Dia menjelaskan hujan deras yang kerap terjadi pada petang dan malam hari di kawasan Cibeber menyebabkan terjadinya banjir dan longsor menutup badan jalan di sejumlah titik.
Tercatat sekitar 198 jiwa mengungsi karena banjir merendam perkampungan warga setinggi dua meter di Desa Cihaur. Pada Senin malam hujan yang kembali turun membuat petugas dan relawan terpaksa mengevakuasi warga kembali ke tempat pengungsian.
"Kami mengimbau warga di seluruh wilayah Cianjur untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana jeli membaca tanda alam akan terjadi bencana, segera mengungsi ketika hujan turun dengan intensitas tinggi," katanya. [Antara].
Baca Juga: Sempat Lumpuh 3 Jam, Arus Lalu Lintas Cibeber-Cianjur Kini Sudah Bisa Dilalui Kedua Arah
Berita Terkait
-
Sempat Lumpuh 3 Jam, Arus Lalu Lintas Cibeber-Cianjur Kini Sudah Bisa Dilalui Kedua Arah
-
Ritual di Gunung Padang Ingatkan Manusia Berhenti Eksploitasi Bumi
-
Polres Cianjur Buru Bandar Besar Inisial I, Pemasok Sabu 1 Kg ke Wilayah Karangtengah
-
Siap-siap! Mei 2026 Jadi Awal Kemarau Panjang di Sebagian Besar Jawa Barat
-
Fakta dan Korban Jembatan Putus di Sukabumi, Warga Hendak Ikut PAW Kades Jadi Korban
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Longsor hingga Banjir Lintasan Terjang Bogor, 20 Rumah Warga Terendam
-
Jalur Wisata Berbasis Sungai di Gunung Gede Pangrango Ditutup Mulai 3 Mei, Ini Alasannya
-
Lubang Septic Tank Terbuka Renggut Nyawa Balita di Sukabumi
-
Diiringi Kereta Kencana, Mahkota Binokasih Akan Diarak Keliling 8 Kota di Jawa Barat
-
Proyek Raksasa 1.040 MW Dihentikan Sementara, Simak Dampak Longsor di PLTA Upper Cisokan