- Polres Cianjur memastikan jalur utama Kecamatan Cibeber telah kembali normal setelah proses evakuasi truk selesai dilakukan Sabtu.
- Kecelakaan tunggal truk bermuatan bata hebel sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas selama tiga jam dari kedua arah.
- Polres Cianjur mengimbau pengendara agar senantiasa waspada terhadap risiko kecelakaan serta potensi bencana di sepanjang jalur utama tersebut.
SuaraJabar.id - Kabar baik bagi para pengendara yang melintasi jalur selatan Cianjur! Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, memastikan bahwa jalur utama di Kecamatan Cibeber sudah dapat dilalui normal dari kedua arah.
Hal ini berkat penanganan cepat terhadap truk yang sebelumnya terperosok dan menutup jalan, kini telah berhasil dievakuasi pada Sabtu.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur Ipda Ahmad Prio Gunawan, mengatakan truk bermuatan bata hebel mengalami kecelakaan tunggal terperosok ke dalam parit di pinggir jalan karena sopir kurang berhati-hati.
Sopir yang mengambil jalur lain berusaha menghindari tabrakan, sehingga truk hilang kendali masuk ke dalam parit dengan posisi bagian depan truk menutup sebagian besar jalan, akibatnya antrean panjang kendaraan sempat terlihat hingga Sabtu siang.
"Proses penanganan dilakukan bersama Polsek Cibeber, sehingga truk yang melintang jalan akhirnya berhasil dievakuasi, selama proses berjalan petugas sempat melakukan sejumlah rekayasa arus dengan mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif," katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun antrean kendaraan sempat memanjang dari kedua arah selama tiga jam lebih, setelah proses evakuasi berhasil dilakukan, arus kendaraan dapat melintas normal dari Cianjur ke wilayah selatan atau sebaliknya.
Pihaknya mengimbau pengendara untuk berhati-hati dan waspada saat melintas di sepanjang jalur utama selatan Cianjur mulai dari Cibeber hingga Naringgul terutama bagi sopir dengan kendaraan besar seperti truk karena banyak jalan menikung tajam.
Termasuk titik rawan bencana longsor yang harus diwaspadai mulai dari wilayah Campaka sampai dengan Tanggeung, terutama saat hujan turun deras yang sejak beberapa hari terakhir melanda sebagian besar wilayah Cianjur.
Tidak hanya di jalur selatan, pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur utama Cianjur mulai dari kawasan Puncak hingga Haurwangi, dimana terdapat titik rawan terjadi pohon tumbang ketika cuaca ekstrem.
Baca Juga: Ritual di Gunung Padang Ingatkan Manusia Berhenti Eksploitasi Bumi
"Kami mengimbau pengendara untuk berhati-hati dan waspada, pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan lebih baik menepi ketika hujan turun deras guna menghindari hal tidak diinginkan sebelum melanjutkan perjalanan," katanya. [Antara].
Berita Terkait
-
Ritual di Gunung Padang Ingatkan Manusia Berhenti Eksploitasi Bumi
-
Data Pribadi Dicatut, Komisioner Bawaslu Kota Sukabumi Terjebak Kredit Macet
-
Polres Cianjur Buru Bandar Besar Inisial I, Pemasok Sabu 1 Kg ke Wilayah Karangtengah
-
Siap-siap! Mei 2026 Jadi Awal Kemarau Panjang di Sebagian Besar Jawa Barat
-
Siswa Girang! Makan Bergizi Gratis di Cianjur Kini Pakai Sistem Prasmanan, Porsi Terasa Lebih Banyak
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi
-
Mantri BRI Menembus Pelosok Pegunungan Toraja Utara