SuaraJabar.id - Geger sebuah video yang menunjukkan penemuan ikan cukup besar pasca banjir yang melanda Garut, Jawa Barat, Sabtu (16/7/2022).
Dalam video yang diunggah akun Instagram @infojawabarat, penemuan ikan berukuran cukup besar terjadi di daerah Cipejeuh, dekat Dayeuhandap, Garut, Jawa Barat.
"Heboh! Seekor ikan terdampar dan ditemukan warga pasca banjir Garut tanggal 15/07/22," tulis narasi dalam video tersebut.
"Dari keterangan pengunggah video, ikan tersebut terdampar dan ditemukan warga di daerah Cipejeuh dekat Dayeuhandap, Garut,"
Dalam video yang diunggah, tampak sejumlah pria dewasa tampak kesulitan memegang ikan berukuran besar tersebut. Dari video itu juga tampak sisik ikan tersebut sudah terkelupas.
Meski belum diketahui jenis ikan berukuran besar yang ditemukan warga tersebut, sejumlah warganet menduga bahwa ikan yang ditemukan ialah ikan Arapaima.
"Arapaima," tulis banyak di akun pada unggahan @infojawabarat tersebut.
Sekedar informasi, ikan arapaima memiliki bentuk yang terbilang mirip dengan ikan arwana.
Jenis ikan ini merupakan ikan air tawar, yang berasal dari perairan di daerah tropis Amerika Selatan.
Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Garut, Bupati Rudy Gunawan Umumkan Status Darurat Bencana
Habitat asli dari jenis ikan predator ini, adalah lembah Sungai Amazon. Jenis ikan ini pun kerap dijuluki sebagai predator dari Sungai Amazon.
Di Indonesia sendiri, jenis ikan ini dilarang untuk dibudidayakan. Pada 2018, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan jenis ikan ini dilarang disebarkan dan dibudidayakan di Indonesia.
Alasannya, karena ikan Arapaima bisa mengganggu ekosistem ikan air tawar yang ada di Indonesia. Penemuan jenis ikan ini tidak hanya terjadi di Garut, beberapa waktu lalu di Aceh penemuan ikan ini juga bukan heboh masyarakat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu
-
Jokowi Dijadwalkan Hadiri Khitanan Anak KH Ujang Busthomi, Warga Cirebon Antusias Menanti