SuaraJabar.id - Lima berita populer pada Sabtu (16/7/2022) akan kami ulas pada Minggu (17/7/2022).
Kawasan Pangandaran, Jawa Barat pada Sabtu (16/6/2022) dua kali diguncang gempa.
Gempa pertama pada pukul 21:41 WIB dengan kekuatan 4,4 magnitudo. Lokasi gempa pertama tercatat menurut data BMKG berada di laut 97 km BaratDaya Pangandaran.
Sedangkan untuk gempa kedua terjadi pada pukul 22:05 WIB dengan kekuatan lebih besar yakni 4,9 magnitudo.
Geger sebuah video yang menunjukkan penemuan ikan cukup besar pasca banjir yang melanda Garut, Jawa Barat, Sabtu (16/7/2022).
Dalam video yang diunggah akun Instagram @infojawabarat, penemuan ikan berukuran cukup besar terjadi di daerah Cipejeuh, dekat Dayeuhandap, Garut, Jawa Barat.
1. Geger Penemuan Ikan Berukuran Besar Pasca Banjir Garut, Diduga Jenis Predator dari Sungai Amazon
Geger sebuah video yang menunjukkan penemuan ikan cukup besar pasca banjir yang melanda Garut, Jawa Barat, Sabtu (16/7/2022).
Dalam video yang diunggah akun Instagram @infojawabarat, penemuan ikan berukuran cukup besar terjadi di daerah Cipejeuh, dekat Dayeuhandap, Garut, Jawa Barat.
Baca Juga: Heboh! Ikan Amazon Ditemukan Saat Banjir Garut
2. Pangandaran Dua Kali Diguncang Gempa dengan Skala Berbeda, Warga Sukabumi Rasakan Getaran Kuat
Kawasan Pangandaran, Jawa Barat pada Sabtu (16/6/2022) dua kali diguncang gempa.
Gempa pertama pada pukul 21:41 WIB dengan kekuatan 4,4 magnitudo. Lokasi gempa pertama tercatat menurut data BMKG berada di laut 97 km BaratDaya Pangandaran.
3. Publik Dibuat Terpana dengan Aksi ODGJ Jalan Santai di Jembatan Ketinggian 80 Meter: Wong Edan Bebas
Viral sebuah video kamera drone yang memperlihatkan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) tengah berjalan santai di sebuah jembatan dengan tinggi 80 meter.
Aksi ODGJ ini terekam kamera drone dan diunggah akun Instagram @terangmedia. Dalam video itu disebutkan ODGJ tersebut berjalan di jembatan Kereta Api Cikubang, Bandung Barat, Jawa Barat.
4. 4 Wilayah di Kabupaten Bandung Barat Dalam Semalam Diterjang Tanah Longsor, Sejumlah Rumah Rusak Berat
Wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) dikepung bencana longsor usai diterjang hujan deras pada Jumat (15/7/2022) hingga Sabtu (16/7/2022) pagi. Akibatnya, sejumlah lokasi di wilayah Bandung Barat diterjang bencana alam berupa longsor.
Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, ada empat titik yang tersebar di sejumlah kecamatan di Bandung Barat yang diterjang bencana longsor.
5. Garut Dikepung Banjir, Ketinggian Air Capai 1 Meter
Sejumlah wilayah di Garut terendam banjir akibat guyuran hujan deras dan meluapnya dua sungai, Sungai Cimanuk dan Cimaragas pada Jumat (15/7/2022) malam hingga Sabtu (16/7) dinihari WIB.
Dari informasi yang diunggah akun Instagram @infojawabarat, akibat luapan dua sungai tersebut, sejumlah rumah di Kampung Babakan Sabri dan Dayeuhhandap terendam banjir.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Surati Bupati Tasikmalaya, Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Perlindungan Jemaat Ahmadiyah
-
Isak Tangis Ibu Kandung NS di Sukabumi: Minta Keadilan atas Kematian Tragis Anaknya
-
5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade
-
Ibu Tiri di Sukabumi Bantah Tuduhan: NS Meninggal Karena Sakit, Bukan Kekerasan