SuaraJabar.id - Lima orang bersenjata tajam di Kabupaten Bekasi yang diduga merupakan kawanan begal gagal beraksi usai dilumpuhkan oleh seorang anggota Satpol PP setempat.
Anggota Satpol PP yang berhasil melumpuhkan dan menangkap begal itu bernama Fadlun (30). Ia menceritakan kronologi dia beraksi menggagalkan upaya pembegalan oleh lima orang pelaku di mana tiga di antaranya masih berusia di bawah umur.
"Saya habis pulang tugas dari pos Pol PP Pemerintah Kabupaten Bekasi, berdua sama satu orang teman saya, sama-sama mengendarai sepeda motor," kata Fadlun saat dikonfirmasi, Rabu (20/7/2022).
Saat berada di depan Gedung SMA Negeri 2 Cikarang Pusat, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, ia melihat lima orang mengendarai dua sepeda motor datang dari arah berlawanan. Beberapa pelaku bahkan mengayunkan senjata tajam berupa celurit ke arah aspal sehingga menimbulkan percikan api.
"Saya sudah lihat dari jauh, itu bocah-bocah pada ngayunin celurit. Pas jarak lima meter, saya menjauh, jadi pas mereka ayunkan celurit ke arah saya, saya langsung menghindar," ucapnya.
Ia memutuskan memutar balik arah kendaraannya dan mengejar para pelaku. Ia pun memacu sepeda motor dengan kecepatan tinggi sampai berhasil memepet pelaku serta menendang satu motor pembegal yang ditumpangi tiga pelaku hingga jatuh.
"Saya putar balik, langsung saya kejar, pas sudah di sampingnya, saya tendang motornya, ada tiga orang itu yang naik satu motor. Mereka terus jatuh, yang satu motor isi dua orang, kabur," katanya.
Fadlun kemudian turun dari kendaraan dan langsung mengambil senjata tajam yang terlepas dari tangan para pelaku. Ia kemudian meminta para pelaku jongkok dan tidak melawan.
Ia bersama seorang temannya lalu membawa para pelaku ke pos Satpol PP di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bekasi dengan bantuan warga sekitar. Setelah itu mereka membawa tiga pelaku ke Markas Polsek Cikarang Pusat.
Baca Juga: Tendang Korbannya hingga Tersungkur, Komplotan Begal Sadis Bikin Netizen Emosi
"Saya bawa tiga orang ke pos, lalu laporan ke Polsek. Habis itu Polsek langsung cari teman-teman pelaku, ternyata yang dua orang lagi ketemu, jadi total ada lima pelaku," kata dia.
Ia mengaku berani melawan aksi pembegalan dikarenakan telah membekali diri dengan seni bela diri Tarung Derajat yang telah dia tekuni selama bertahun-tahun.
"Memang saya belajar Tarung Derajat, jadi sudah refleks, kalau mau dibacok, ngeles, langsung saya lawan. Pas saya dekati, mereka ciut, sempat buang senjata tajam ke sawah," kata dia.
Wakil Kepala Polres Metro Bekasi, AKBP Erick Frendriz, mengatakan, petugas menahan lima pelaku, yaitu AR (18), HB (31), F (17), NF (15) dan DA (13) dari kejadian itu.
Polisi juga menyita lima senjata tajam berjenis pedang serta enam celurit dari tangan para pelaku yang sempat dibuang ke area persawahan.
Para pelaku dikenakan pasal 352 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan pasal 2 ayat 1 UU Darurat/1951 tentang kepemilikan senjata tajam dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun kurungan penjara. [Antara]
Berita Terkait
-
Viral Kuburan Dibongkar Paksa di Bekasi, Buntut Saling Ejek Hasil Pilkades
-
Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Cikarang Utara
-
Wali Kota Janjikan Halte Transjabodetabek Bekasi Setara Milik Jakarta
-
Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover
-
DKI Jakarta dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama Bantargebang, Kompensasi Disepakati Rp 362 Miliar
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan
-
KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026
-
Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta