SuaraJabar.id - Sebuah video hasil tangkapan kamera CCTV yang memperlihatkan seorang pemuda dicecar bogem mentah oleh seorang pengendara Yamaha N-Max beredar ke jejaring media sosial dan menjadi viral.
Kekinian diketahui, insiden penganiayaan terhadap seorang pemuda oleh pengendara N-Max itu terjadi di Jalan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Pelaku merupakan pria yang tengah mabuk. Sementara dari keterangan warga, insiden itu terjadi beberapa pekan lalu meski videonya baru viral belakangan ini.
Dari video yang beredar terlihat, korban yang menggunakan sepeda motor dihentikan oleh pelaku, tanpa basa basi langsung menghajar korban tanpa ada perlawanan.
Pelaku baru berhenti memukuli korban, setelah dilerai oleh salah satu tokoh warga yang kebetulan pulang salat magrib.
Korban yang merupakan pemuda di Tasikmalaya ini diketahui bernama Yusril Muhammad Ridwan. Ia menjelaskan kronologi sampai menjadi bulan-bulanan pengendara N-Max.
Saat itu, Yusril baru pulang mengantarkan istrinya ke rumah mertua. Saat akan kembali, ada sepeda motor menghalangi jalan, kemudian Yusril menyalakan klakson dan melintas ke pinggir jalan.
Namun tiba-tiba, pelaku mengejar dan memepet sepeda motor korban sambil mengancam dan berteriak dengan perkataan yang kasar.
“Tanpa alasan yang jelas, sepeda motor saya ditendang dan saya juga dipukuli beberapa kali, hingga mengalami luka serius di bagian muka dan bibir,” ujar Yusril, Sabtu (23/7/2022).
Lanjutnya, lantaran tidak puas, pelaku yang sedang mabuk saat itu sempat akan membawa dirinya ke tempat lain.
“Tapi beruntung ada tokoh warga setempat langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pagerageung,” katanya.
Berdasarkan informasi, kasus pemukulan pemuda di Tasikmalaya ini, semula akan berakhir islah. Orang tua pelaku datang ke rumah korban.
Mulanya orang tua korban akan memaafkan. Tetapi sesudah melihat video anaknya di kamera CCTV dipukuli tanpa ampun, orang tua korban tidak terima dan memilih melanjutkan ke jalur hukum.
Sementara itu, Kapolsek Pagerageung AKP Erustiana mengatakan, pelaku penganiayaan pemuda di Tasikmalaya ini sudah diamankan.
“Pelaku akan tetap diproses secara hukum, dan sudah kita mintai keterangan. Pelaku mengaku sedang mabuk lantaran ada masalah keluarga,” singkatnya.
Berita Terkait
-
Viral Kurir SPX Express Kembalikan Uang Rp92 Juta, Ini Sosok di Balik Itikad Jujurnya
-
Heboh Pajak Rumah Kontrakan Berlaku 2027, DJP Klaim Bukan Hal Baru
-
Viral Tanpa Menelanjangi Privasi: Berhenti Menjadikan Korban Perempuan sebagai Tontonan
-
Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya
-
Kemenbud Bakal Tingkatkan Situs Bersejarah di Kabupaten Bogor Jadi Cagar Budaya Nasional