SuaraJabar.id - Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri mengatakan pihaknya membuka peluang untuk berkoalisi dengan PDIP dalam Pilpres 2024.
Menurut Salim, pada prinsipnya pihaknya terbuka untuk berkoalisi dengan partai apapun, termasuk PDI Perjuangan.
"Kami terbuka dengan partai mana pun. Selama memiliki visi sama membangun negeri," ujar Salim saat menghadiri Salim Expo di Soreang, Minggu (24/7/2022).
Disinggung mengenai pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut akan menolak berkoalisi dengan PKS, Salim mengatakan bahwa hal tersebut bukan pernyataan resmi dari partai politik.
"Saya yakin itu suara orang tertentu, bukan sikap partai politik," tegasnya.
PKS sendiri mengaku terbuka untuk berkoalisi dengan partai manapun termasuk PDIP dalam Pilpres 2024. Terlebih seluruh partai diyakini memiliki visi yang sama yakni memajukan bangsa.
"PKS terbuka untuk semua partai yang ingin berkoalisi dan membangun cita-cita yang diinginkan pendiri bangsa," tutupnya.
Sebelumnya, Salim Segaf Al-Jufri mengatakan pihaknya belum memutuskan bakal calon presiden yang akan diusung dalam Pilpres 2024.
Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan partai politik untuk membangun koalisi dalam menghadapi Pilpres 2024.
Baca Juga: Puji Habib Rizieq, Mardani Ali Sera: Banyak Sekali Keberkahan Beliau
"Kami akan komunikasi dengan partai politik," ujar Salim.
Setelah wacana koalisi rampung kata Salim, maka akan ditentukan bakal calon presiden untuk diusung dalam Pilpres 2024.
"Nanti di akhir tahun atau awal 2023 akan kelihatan," ujarnya.
Disinggung dirinya yang akan diusung oleh PKS dalam Pilpres 2024, Salim mengatakan bahwa segala keputusan akan diambil oleh partai politik pada waktunya.
"Tunggu. Kecuali wartawan sudah punya bocorannya," ucapnya.
Untuk saat ini PKS kata Salim masih melakukan konsolidasi untuk membentuk koalisi dengan partai lain yang memiliki cita-cita sama.
"PKS terbuka dengan partai politik mana pun selama memiliki visi sama membangun negeri," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Isak Tangis Ibu Kandung NS di Sukabumi: Minta Keadilan atas Kematian Tragis Anaknya
-
5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade
-
Ibu Tiri di Sukabumi Bantah Tuduhan: NS Meninggal Karena Sakit, Bukan Kekerasan
-
13 Gadis Jawa Barat Terjebak TPPO: Gaji Menggiurkan Berujung Neraka Eksploitasi