SuaraJabar.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkap fakta baru kasus penembakan Brigadir J di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo.
Menurut keterangan dari pihak Komnas HAM, berdasarkan keterangan dari hasil pemeriksaan Bharada E, selaku pihak yang terlibat dalam baku tembak, ada dua kali tembakan yang dilepaskan dari jarak dekat.
Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Ahmad Taufan Damanik menyebut Bharada E mangakui menembak rekan kerjanya itu.
Peristiwa itu bermula saat Bharada E yang baru tiba di rumah dinas Ferdy Sambo untuk menjalani isolasi mandiri.
"Kemudian dia (Bharada E) naik ke lantai dua menuju ke ruangan tidur ajudan," kata Taufan mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com
Ditambahkan oleh Taufan, Bharada E merasa mendengar suara teriakan istri Ferdy Sambo, Putri. Tak lama dia turun dan melihat Brigadir J.
"Dia bertanya dengan suara yang lebih kuat karena kaget, 'ada apa ini?’," jelas Taufan.
Lanjut Taufan, Brigadir J mengarahkan senjata kepada Bharada E dan menembak. "Menurut dia, kena tembakannya," kata Taufan.
"Kemudian dia (Bharada E) datang lebih dekat kira-kira jarak dua meter, lalu menembak dua kali lagi untuk memastikan orang yang menyerang betul-betul bisa dilumpuhkan," ujar Taufan.
Baca Juga: Dalami Uji Balistik Labfor, Polisi Pasang Pemindai di Balkon Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo
"Itu kesaksian dia sebagai terduga tindakan tembak menembak," tambah Ketua Komnas HAM RI.
Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo membenarkan Bharada Richard Eliezer kembali ke kesatuan asalnya, Brimob.
"Ya, karena statusnya masih sebagai saksi," kata Dedi.
Ia enggan menjelaskan lebih detail terkait dengan alasan penarikan Bharada E ke Mako Brimob.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri
-
KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor
-
Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan
-
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?
-
Viral Diklaim Bersama Istri Muda di Sukabumi, Polisi Tegaskan ASN Bogor Masih Hilang