SuaraJabar.id - Baru-baru ini kisah seorang wanita yang batal dilamar sedang menjadi sorotan publik. Pasalnya wanita malang ini sudah mempersiapkan yang terbaik, tetapi malah berakhir diberi harapan palsu dengan status fiktif si pria.
Kisah pilu ini seperti yang diunggah akun Instagram @igtainmenttt, memperlihatkan suasana di sebuah rumah yang telah mempersiapkan berbagai hidangan.
Usut punya usut, rupanya penghuni rumah itu sedang bersiap menyambut kedatangan calon menantu.
Meski belum resmi dilamar, terungkap jika pihak laki-laki sudah berjanji untuk datang bersama keluarganya ke rumah tersebut.
"Dijanjiin cowoknya mau dateng sama keluarganya. Jam 7 dikonfirmasi dan bilang mau otw," tutur pemilik kisah lewat videonya, dikutip Suarajabar.id, Kamis (4/8/2022).
Namun yang ditunggu tak jua datang, bahkan setelah lima jam berlalu dari waktu perjanjian.
"Nomor telepon (WA) dia juga ga aktif, padahal ortu si cewek udah seneng udah masak banyak buat ngejamu keluarga si cowok," lanjutnya.
Memang terlihat jelas beberapa menu masakan yang sudah dibuat pihak keluarga perempuan. Bahkan magic com berisi nasi putih telah disiapkan di ruang tamu, beserta dengan berbagai lauk hingga piring dan alat makan.
Periode ghosting itu sempat disangka berakhir ketika ada kabar dari pihak laki-laki sekitar pukul 13.00. "Alhamdulillah nomernya aktif dan konfirmasi, (bahkan) kirim foto kalo udah sampai di Cibatu, Garut," sambungnya.
Keluarga pihak perempuan yang bahkan telah bersiap-siap dengan pakaian berwarna senada itu pun berinisiatif menyusul ke lokasi yang dimaksud. Namun miris, apa yang dijumpai tak sesuai harapan.
"Pas disusul ternyata ga ada dia. Pas di cek ulang ternyata foto yang dia kirim ada di Google," pungkas pemilik video.
Pengalaman ini jelas membuat publik ikut marah. Apalagi karena pihak perempuan yang telah mempersiapkan semuanya dengan sebaik mungkin, tetapi malah dibalas seperti itu.
Meski begitu, beberapa pihak menyakini cara menyakitkan ini adalah bentuk pertolongan Tuhan supaya wanita baik itu dijauhkan dari sosok pria tak bertanggung jawab.
"Innalillahi, semua pasti ada balasan," kata warganet.
"Tenang mba lagi ditunjukin sama Allah orang itu bukan orang yang baik , habis ini dapat orang yang jauh lebih baik dunia dan amal akhirat nya aamiin," tutur warganet.
Berita Terkait
-
Kocak! Ortu Pengantin Nyengir usai Jatuh ke Bawah Panggung, Hadirin Akad Nikah Tertawa Ngakak sampai Batuk
-
Viral Ustadz Hanan Attaki Cerita soal Pria Bersedekah kepada Pencuri dan Pelacur, Fakta Dibaliknya bikin Takjub
-
Miris! Enam WNI Tertahan di Laut Filipina selama 7 Bulan dan Tak Pernah Terima Gaji, Begini Respon KBRI Manila
-
Oknum Driver Ojol Diduga Lecehkan Penumpang yang Berprofesi Guru
-
Curhat Jukir Ngeluh Lihat Pemotor Tak Mau Parkir Saat Kunjungi Minimarket, Reaksi Publik Menohok
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
'Nggak Ada yang Gitu-gitu', Respons Singkat Dedie Rachim Justru Tambah Kekecewaan Warga Kayumanis
-
Warga Munjul Merasa Dikelabui! Proyek PSEL Pemkot Bogor Tuai Penolakan Keras
-
Tambang Ditutup 7 Bulan, Bupati Bogor Minta Dedi Mulyadi Beri Kepastian Warga
-
Gunakan Dana Rp100 Miliar, Anggaran Konstruksi Jalur Khusus Tambang di Bogor Siap Digenjot
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini