SuaraJabar.id - Klip eretan atau perahu penyeberangan tradisional ternyata masih ada di tengah Kota Bogor, Jawa Barat.
Hal itu dibagikan kembali oleh akun @bogordailynews di jejaring media sosial Instagram.
Melansir akun tersebut, eretan rupanya masih eksis di daerah Mantarena Lebak, tidak jauh dari kawasan perdagangan Jalan Merdeka.
"Masuk dari jalan kecil di samping SDN Panaragan 2, yang menyusuri sungai Cidepit. Sebelum sampai pintu air, turun ke bawah melewati gang sempit, melintasi rumah rumah warga sampai ke sungai Cisadane," tulis keterangan dikutip SuaraJabar.id, Senin (15/08/2022).
Dalam unggahan tersebut ditampilkan pemandangan sungai yang memisahkan kedua wilayah perkampungan.
Menariknya, meski belum ada jembatan warga memanfaatkan eretan untuk menyebrangi sungai tersebut.
Terlihat eretan tersebut mungil dengan corak warna warni dengan motif lucu di papannya.
Pak Maman, yang bertugas untuk menarik eretan tersebut menyebut tarif sekali jalan adalah Rp2 ribu per orang.
Pak Maman pun terlihat menarik tali eretan dengan sekuat tenaga untuk untuk sampai ke seberang sungai yang dikabarkan sudah masuk ke daerah Cibalagung.
Baca Juga: Sepak Terjang Mariana yang Diduga Curi Cokelat di Alfamart, Pernah Beraksi di Hipermarket Lain
Berdasarkan keterangan, beberapa tahun lalu Pemerintah Kota Bogor sudah berencana untuk membangunkan jembatan penyeberangan.
Akan tetapi, hal tersebut belum terealisasi karena warga Cibalagung menolak pembangunan jembatan penyeberangan tersebut.
Unggahan itu pun sontak menuai beragam tanggapan dari warganet di kolom komentar.
"Jangan lupa pakai pelampung biar aman," tulis @farid***.
"Wow kayak di pedesaan," ungkap @nana***.
"Dulu kalau angkot mogok, mau pulang ya alternatifnya potong jalan naik ini," imbuh @lusi***.
Berita Terkait
-
Sepak Terjang Mariana yang Diduga Curi Cokelat di Alfamart, Pernah Beraksi di Hipermarket Lain
-
Mariana yang Diduga Curi Cokelat Akhirnya Buka Suara, Alasannya Tak Sadar dan Sudah Ada di Tas
-
Dijual ke Deddy Corbuzier Rp 2 M Benda Keramat Gus Samsudin, Publik: Kasihan Udin, Datang ke Jakarta Cuma Buat di-bully
-
Berdalih Menjaga Lingkungan Hidup, Wanita Ini Tak Mandi 10 Hari Berturut - turut
-
Salut Enzy Storia Rayakan Ulang Tahun Bersama Fans Penderita Diabetes Banjir Pujian Netizen: Definisi Sempurna
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba