SuaraJabar.id - Indonesia kembali diramaikan dengan dugaan kasus kebocoran data. Kali ini 26 juta data riwayat browsing dan NIK pengguna Indihome diduga bocor. Bahkan data-data yang semestinya rahasia tersebut disebar di forum peretas.
Mirisnya, kasus semacam ini bukan yang pertama kali terjadi di Indonesia. Bahkan beberapa di antaranya melibatkan data-data yang dikumpulkan oleh instansi pemerintah maupun BUMN.
SuaraJabar.id telah merangkum beberapa kasus dugaan kebocoran data yang meramaikan Indonesia selama tahun 2022, termasuk yang terbaru kasus Indihome:
1. 26 Juta Riwayat Browsing Pengguna Indihome
Pakar keamanan siber sekaligus founder Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto menginformasikan sebanyak 26 juta data browsing pengguna bocor dan dibagikan secara gratis.
Namun kebenaran kabar ini belakangan dibantah oleh Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relation Telkom, Ahmad Reza. Ia mengklaim kebocoran data diakibatkan pengguna yang mengakses situs terlarang.
2. 17 Juta Data Pelanggan PLN
Beredar dugaan kebocoran sebanyak 17 juta data pelanggan PLN bocor di laman breached(dot)to. Mirisnya peristiwa ini terjadi beberapa hari sebelum dugaan kebocoran data Indihome mencuat.
Juru Bicara PLN, Gregorius Adi Trianto, menyatakan pihaknya telah melakukan pengecekan pusat data utama. Ia menyebut dugaan kebocoran yang terjadi tidak berdampak besar bagi pelanggan dan pelayanan listrik juga dipastikan tak terganggu.
Baca Juga: Peringatan HUT RI Ke 77, 102 Rumah di Lampung Dapat Sambungan Listrik Gratis
3. Data 21 Ribu Perusahaan di Indonesia
Beberapa waktu lalu beredar postingan di darkweb dengan tajuk "347GB Confidential Documents of 21.7K Indonesia Companies + Foreign Companies (branch)".
Dengan kata lain, beredar kabar bahwa sebanyak 347 gigabita dokumen penting milik 21 ribu perusahaan Indonesia dan perusahaan asing yang memiliki cabang di Indonesia tersebar bebas di darkweb.
Tak main-main, data rahasia seperti KTP dan NPWP direksi serta komisaris bisa diakses. Data ini diunggah akun Toshikana pada tanggal 15 Agustus 2022 di breached(dot)xx, sebuah forum peretas serupa RaidForums.
4. Data Pelamar Anak Perusahaan Pertamina
Pada Januari 2022 lalu, beredar dugaan data berupa nama lengkap, alamat, tempat dan tanggal lahir, agama, nomor ponsel, sampai gelar secara rinci milik pelamar PT Pertamina Training & Consulting (PTC) bocor.
Berita Terkait
-
Duh, Data Agen Intelijen Diduga Bocor, Begini Penjelasan BIN
-
Bos Telkom: Data Pelanggan Indihome Diretas Karena Akses Situs Terlarang
-
Viral Video Pria Smackdown dan Injak Kepala Pemotor yang Kabur dari Razia Polisi, Begini Kondisinya Sekarang
-
Salut, Bapak Ini Turun dari Mobil untuk Beri Hormat ke Bendera Merah Putih Saat Pawai, Warganet: Gagah
-
Apes! Niat Pesan Ojol buat Kubur Jasad Bayi Diduga Korban Aborsi, Orang Ini Malah Diantar ke Kantor Polisi
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Sentuh Hati Masyarakat, Lapas Cibinong Hadirkan Bantuan Sosial di Momen Hari Bakti Pemasyarakatan
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Kini Tak Perlu KTP Pemilik Pertama, Cukup STNK!
-
Hanya 18 Jemaah Asal Kota Sukabumi yang Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini, Ada Apa?
-
Pesta Nikah Berujung Duka: Ayah di Purwakarta Tewas Dikeroyok Preman, Bupati Perketat Izin Hajatan
-
Buntut Suap Ade Kunang, Giliran Istri Ono Surono Digali Keterangannya oleh KPK