SuaraJabar.id - Driver ojek online kerap mendapatkan beragam permintaan dari pelanggannya. Mulai dari yang masuk akal sampai yang kocak dan cukup membuat publik mengelus dada.
Tak terkecuali driver ojek online di video viral unggahan akun TikTok @cotunalayubi berikut ini. Sebab ia mendapat permintaan untuk menguburkan jenazah bayi yang diduga sebagai korban aborsi.
Namun miris, pesanan tersebut malah diterima orang yang salah. Pasalnya driver yang bersangkutan ternyata adalah seorang polisi, yang entah memang tengah menyamar atau bekerja sambilan sebagai tukang ojek.
"Ojol disuruh kuburin bayi, gak tau kalo ojolnya buser. Jadi di bawa ke kantor deh," ujar pemilik video, dikutip SuaraJabar.id dari akun Instagram @newdramaojol.id, Minggu (21/8/2022).
Di video terlihat seseorang diduga orang tua dari bayi malang tersebut sedang dibonceng oleh driver ojek online. Tampak sesuatu berwarna biru berada dalam gendongannya, kemungkinan adalah jasad bayi yang akan dikuburkan sesuai permintaannya kepada sang driver.
Kendaraan roda dua itu pun dibuntuti dari belakang, hingga terungkap kalau mereka malah dibawa ke Polsek Ciwidey, Kabupaten Bandung alih-alih ke tanah kosong untuk menguburkan jasad bayi tersebut.
Dilihat di akun TikTok-nya, @cotunalayubi rupanya telah mengunggah video kelanjutan dari kisah tersebut. Kini kasus aborsi tersebut telah dilimpahkan ke polres setempat.
"Kasusnya di limpahin ke polres, karena kasusnya aborsi," tegasnya, sembari menambahkan bahwa identitas dan wajah pelaku tidak akan diungkap ke publik.
"Terus yang ngomong 'kok saya nggak tahu padahal orang sini', ngapain juga mau nangkep harus laporan situ dulu? Intinya nikah dulu sebelum bikin anak, oke!!!" pungkasnya.
Baca Juga: Pria Ini Tunjukan Desain Rumah Miliknya yang Aneh, Warganet: Kurang Bersyukur
Video ini tentu mendapat banyak komentar dari warganet. Banyak yang menyayangkan tingkah nekat orang tua yang sampai hati membunuh bayinya dengan keji.
"Lagian kocak, mau ngubur bayi kok nyuruh orang lain, driver pulak," kata warganet.
"Mungkin pikirnya pesen ojol alesan abis melahirkan bayinya meninggal lalu minta tolong bantu ngubur. Gatau nya dapet driver nya yang double job. Polisi kan ga segampang itu percaya," jelas warganet.
"Gini gini yaa, pak polisi itu mungkin lagi nyamar jadi ojol, terus dapet orderan dari si tersangka untuk nguburin bayi. mungkin aja bayinya itu hasil aborsi, makanya sama busernya langsung dibawa ke kantor polisi," imbuh warganet lain.
"Chuakzzz, ketar-ketir pelakunya," komentar warganet.
"Padahal aku nunggu nunggu hamil udah ada 10 tahun kali," ujar warganet, menyayangkan orang tua yang tega mengaborsi bayinya sementara ada ibu lain yang menanti-nanti datangnya momongan.
Berita Terkait
-
Ruang Arsip Gedung DPRD Jabar Terbakar, Jiwa Detektif Netizen Berkobar: Something Wrong I Can Feel It!
-
Uyel-uyel Bayi Baru Lahir, Konten Bidan di TikTok Tuai Kecaman Warganet: Kok Enggak Belajar dari Kasus Lama?
-
Demi Belikan Meja Belajar Anak, Seorang Ayah Bayar Pakai Satu Kantong Kresek Uang Logam: Hasil Nabung Berbulan-bulan
-
Awak Kapal Syok Temukan Pria Terapung di Laut Lepas, Alasannya Mau Cari Kerja di Kalimantan
-
Kelewat Sembrono, Orang Ini Nekat Live Facebook Sambil Motoran, Aksinya Berujung Apes
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba