SuaraJabar.id - Belum lama ini digelar Kejurnas Sprint Rally 2022 di Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Bagian dari Meikarta Autofest 2022 ini bahkan dibuka oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo pada 15 Agustus 2022 lalu.
Meski rangkaian acaranya sudah berakhir sejak beberapa hari lalu, kejadian selama pelaksanaan Meikarta Kejurnas Sprint Rally 2022 yang diikuti 80 peserta itu sedang menjadi viral di media sosial.
Pasalnya seorang ibu-ibu nyaris berakhir ditabrak mobil balap yang tengah melaju kencang di perlombaan lantaran secara mendadak muncul di sirkuit.
Hal tak terduga ini seperti yang terlihat di video unggahan akun Instagram @faktakamera. Tampak kamera memperlihatkan suasana sirkuit yang masih kosong. Namun sayup-sayup terdengar kencangnya suara deru mobil, menandakan kendaraan itu tengah dipacu dalam kecepatan sangat tinggi.
Selayaknya pertandingan lain, penonton dibuat harap-harap cemas menunggu datangnya mobil balap tersebut. Namun suasana mendadak jadi tegang ketika seorang wanita berkursi roda tiba-tiba muncul dan akan menyeberangi sirkuit tersebut.
Sontak saja perekam video, yang semula deg-degan menunggu munculnya mobil mendadak beralih fokus pada keselamatan ibu itu.
"Bu, ayo Bu, cepet Bu!" ungkap pria yang merekam video tersebut, dikutip SuaraJabar.id, Rabu (24/8/2022).
Terlihat dua orang dengan rompi oranye dan bendera kuning, kemungkinan bagian dari panitia yang diminta membantu mengondisikan sirkuit, langsung membantu wanita itu.
Kepanikan jelas terasa, terdengar dari permintaan frustrasi ibu itu agar ia dibantu menyeberang sesegera mungkin sebelum mobil berkecepatan tinggi menghampirinya.
Baca Juga: Curhatan Seorang Wanita Diusir dari Masjid yang Dibangun Erick Thohir Viral di Medsos
"Ayo dorong!" pinta perekam video. "Terus, terus, terus..."
Seorang petugas berompi oranye tadi juga dengan sigap mendorong ibu-ibu di kursi roda agar segera menjauh dari sirkuit. Beruntung wanita itu masih bisa selamat dan hanya terpaut beberapa saat sebelum mobil tersebut melaju dengan sangat kencang.
"Alhamdulillah selamat. Terlihat seorang ibu melintas di Meikarta Kejurnas Sprint Rally 2022," ungkap @faktakamera.
Video yang telah disaksikan ribuan kali tersebut jelas ikut membuat warganet tegang. Meski begitu warganet tampak menanggapinya dengan komentar-komentar kocak.
"Kirain ibunya ikut balapan," celetuk warganet.
"Ente kadang-kadang... ente," imbuh warganet lain, menirukan cuplikan pernyataan Jindan yang belakangan ikut meramaikan konflik Pesulap Merah dan dukun.
Berita Terkait
-
Makan di Warung, Pembeli Ini Dikejutkan Tikus di Atas Tumpukan Lauk
-
Viral Video Motor Seruduk Gerobak Sate, Netizen: Ini Siapa yang Salah?
-
Polri Sebut Video Koper Berisi Uang Rp900 Miliar di Rumah Ferdy Sambo Sesat, Itu Temuan Uang Palsu di USA
-
Curhat Pilu Anak Ungkap Uang Biaya Sekolah Ditilap Ibu Sendiri, Padahal Seragam Pakai Bekas Milik Tetangga
-
Pria Viralkan Penonton Bioskop Tak Beretika Naikkan Kaki ke Sandaran Kursi, Perekam Video Malah Dikritik
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Hadiah Sayembara Rp250 Juta Tak Jadi untuk Penangkap, KDM Alihkan untuk Masa Depan Korban
-
Ibadah Dibubarkan Paksa di Bandung, Sajajar Desak KDM Bertindak Tegas!
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online