"Oleh karena itu, jika seseorang tidak menanamkan budaya Siri na Pacce ini sebagai jati dirinya, maka bisa jadi orang tersebut tidak memiliki kehormatan dan tidak berperikemanusiaan," lanjutnya.
Ia lantas membandingkan kebudayaan Siri na Pacce dengan tradisi Marsiadapari yang dipegang teguh suku Batak. Karena itulah masyarakat Batak bergerilya untuk meringankan beban korban, termasuk sosok Kamaruddin Simanjuntak yang membela Brigadir J habis-habisan.
"Buat Pak Akbar Endra, jangan jadikan budaya sebagai alasan untuk membenarkan suatu perbuatan yang salah dan keji," pungkas @banjarnahor.
Tanggapan Warganet
Senada dengan @banjarnahor, warganet juga menyayangkan penggunaan kebudayaan untuk membenarkan perbuatan kriminal yang dilakukan Ferdy Sambo.
"Betul sekali.. karena dalam agama apapun itu ada larangan untuk membunuh sesama manusia apapun alasannya," komentar warganet.
"Setuju bang,, jadi jangan sampai kita menafsirkan kata tersebut jadi pembenaran terhadap kasus ini," imbuh warganet lain.
"Oh begitu pahlawan ? .. semua yang menghilangkan nyawa orang lain itu kejahatan besar .. lalu kalo mau menegakan kehormatan tidak perlu direkayasa di tutupin-tutupin dan mengorbankan anak buah nya sendiri konsekwen dengan perbuatan nya sendiri," timpal yang lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ada Ikatan Janji Dilanggar Ferdy Sambo yang Diduga Picu Brigadir J Dihabisi, Pengacara: Itu Sebabnya Dia Duluan Pulang
-
Masih Diteliti Jaksa, Polri Segera Limpahkan Berkas Tersangka Ferdy Sambo Cs Ke Kejagung
-
Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Ungkap Alasan Polri Tolak Surat Pengunduran Ferdy Sambo
-
Tegaskan Rekontruksi Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J Digelar Transparan Sesuai Fakta, Kapolri: Itu Janji Kita
-
Ferdy Sambo Melawan, Ajukan Banding Usai Dipecat Tidak Hormat, Kapolri: Itu Haknya, Hasilnya Kita Lihat Saja Nanti
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
5 Fakta Mencengangkan di Balik Penetapan Tersangka Ustaz Syekh Ahmad Al Misry
-
Sempat Lumpuh 3 Jam, Arus Lalu Lintas Cibeber-Cianjur Kini Sudah Bisa Dilalui Kedua Arah
-
426.000 Agen Mekaar, Bukti Nyata Ekspansi Layanan Keuangan BRI Group
-
Tangis Haru Ihsan, Siswa Viral yang Putus Sekolah Kini Dijamin Wagub Jabar Hingga Lulus