SuaraJabar.id - Tindak kekerasan dan main hakim sendiri tidak pernah dibenarkan, apapun alasan di balik perbuatan tersebut.
Karena itulah, aksi pengeroyokan seorang pria yang terlihat di video viral unggahan akun Twitter @mei_peseek berikut ini menjadi sorotan. Apalagi karena pengeroyokan diduga dilakukan akibat para pelaku tidak terima pasca ditegur oleh korban.
Mirisnya lagi, kasus ini ternyata sudah terjadi sejak akhir tahun 2021 lalu. Namun meski sudah berbulan-bulan sejak dilaporkan ke polisi, korban mengaku sampai sekarang belum ada perkembangan dari pihak berwajib.
"Apa harus #VIRAL dulu baru di urusin?" sindir pemilik akun, dikutip SuaraJabar.id pada Minggu (28/8/2022).
"Kasus dah 7 bulan kagak ada kejelasan, acan a di pukuli tetangga gegara negor nyetel musik kenceng," sambungnya.
Dilihat SuaraJabar.id di video berdurasi 51 detik itu, terlihat seorang pria yang membukakan pagar rumahnya dan tiba-tiba segerombol orang memaksa masuk.
Perdebatan panas tak bisa dihindari. Terdengar umpatan beberapa orang hingga ada yang nekat memukul serta menendang pria pemilik rumah. Pengeroyokan baru bisa berhenti setelah pihak yang bertikai dipisahkan beberapa pria lain.
"Jangan, jangan," ucap beberapa orang, berusaha melerai pertengkaran yang terjadi.
"Eh saya baik-baik lho, saya baik-baik," ujar seorang pria yang diduga korban pengeroyokan tersebut. Ia tampaknya mengingatkan jika permasalahan mereka bermula dari teguran yang disampaikannya dengan baik-baik.
Pasalnya pertengkaran itu ternyata berawal dari korban yang merasa terganggu akibat tetangganya suka menyetel musik bervolume kencang selama berjam-jam. Bahkan kebiasaan ini konon dimulai sejak September 2020.
Meski begitu, awalnya ia mencoba untuk maklum. Mulai dengan memasang headset, menutup pintu dan jendela, tetapi volume musik yang terlampau kencang tetap mengganggunya apalagi ketika ia harus bekerja dari rumah alias WFH.
"Kalau mereka sesekali berkaraoke, kami bisa maklum. Namun kalau ini dilakukan berjam-jam dan berkali-kali, saya rasa ini sudah diluar batas kesabaran kami sekeluarga," ungkapnya.
Akhirnya ia nekat menegur tetangganya, sekadar mengingatkan supaya mempertimbangkan kenyamanan orang lain. Tak disangka, bukan mendapat sambutan positif, ia malah berakhir menjadi bulan-bulanan tetangganya beberapa waktu lalu.
Akhirnya ia melaporkan perbuatan tetangganya itu pada 2 Januari 2022. Ia disebut melapor ke Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur, yang konon langsung diterima. Korban juga langsung menjalani visum pada hari itu.
Pada Maret 2022, korban menerima surat panggilan untuk memberikan keterangan, termasuk pula para tetangga dan beberapa saksi. Namun kasus bukannya cepat selesai, malah sampai bulan Agustus 2022 ini ia belum mendapat titik terang.
Berita Terkait
-
Cara Remaja Ini Ikut Lomba Balap Karung Bikin Salfok, Warganet: Cerdas
-
Kocak! Ridwan Kamil Bagikan Tips Jitu Atasi Tetangga Hobi Gibah: Dapatkan Sekarang, Senin Harga Naik
-
YouTuber Dikecam Gegara Konten Video Ceramahi Perempuan Pakai Rok Pendek hingga 'Paksa' Berhijab, Warganet: Jahat Banget
-
Detik-detik Petugas Selamatkan Nyawa Kakek Bersepeda yang Nekat Terobos Perlintasan tanpa Palang Pintu
-
Waduh! Beredar Video Pria Dukung Ferdy Sambo: Dia Pahlawan Penegak Siri na Pacce, Menjaga Kehormatan Istrinya
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September
-
Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September
-
14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Warga Lampung Selatan Lepas dari Rentenir