SuaraJabar.id - Rencana pemerintah untuk menaikan harga BBM bersubsidi jenis solar dan Pertalite mendapat penolakan dari berbagai elemen rakyat. Di CIanjur, ribuan buruh siap turun ke jalan jika pemerintah menaikan harga Pertalite dan solar.
Setidaknya ada dua organisasi buruh yang siap turun ke jalan untuk menolak kenaikan harga BBM bersubsidi. Dua organisasi itu adalah FPSMI dan SPN.
Mereka siap menurunkan ribuan massa buruh untuk menggelar aksi baik di Cianjur bahkan menggeruduk Gedung Kompleks Parlemen Senayan di Jakarta.
“Kami bergerak atas nama rakyat kecil, karena kenaikan ini akan membebani kalangan bawah yang bergantung pada BBM jenis Pertalite dan Solar,” terang Ketua FSPMI kabupaten Cianjur Asep Malik, Kamis (1/9/2022).
Pada aksi nanti, mereka mengecam pemerintah pusat yang tidak sensitif terhadap kesulitan rakyat kecil usai pandemi Covid-19 yang saat ini berangsur normal.
“Kami akan kirim ribuan massa ke jalan untuk unjuk rasa, baik di Cianjur, Bandung, Jawa Barat maupun Senayan Jakarta,” tegasnya.
Begitupun dengan Ketua SPN Cianjur, Hendra Malik, yang menilai jika kebijakan kenaikan BBM bersubsidi akan disahkan maka akan sangat berbahaya untuk masyarakat.
"Sangat bahaya, karena akan bisa berimbas ke segala sektor ekonomi, minimal harga komiditi sehari-hari masyarakat akan naik,” jelas Hendra Malik.
Kalau tetap dipaksakan, kami akan gelar aksi unjuk rasa besar-besaran kepada pemerintah, baik iti daerah, provinsi maupun pusat.
Baca Juga: Cemas Di-prank Pemerintah, Warga Tetap Antre BBM: Biasanya Naiknya Selalu Diam-Diam
“Kami sudah siap dan menunggu perkembangan pertemuan di Bandung,” tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Apes! Begal Bercelurit di Karawang Babak Belur Dihajar Massa Usai Gagal 'Stut' Motor Korban