SuaraJabar.id - Aksi penolakan kenaikan harga BBM terus bergulir di sejumlah daerah di Indonesia. Di Kota Tasikmalaya, mahasiswa masuk ke Ruang Paripurna Gedung DPRD Kota Tasikmalaya kemudian membawa 45 kursi dan mimbar ke jalan.
“Aksi membawa kursi dan mimbar ke jalan raya sebagai simbol kekecewaan dengan DPRD. Karena hanya 15 wakil rakyat yang mau menerima aspirasi kami. Sisanya tak hadir,” ujar korlap aksi, Sadid Farhan usai aksi.
Aksi tersebut merupakan aksi gabungan dari elemen mahasiswa, pelajar dan masyarakat.
Awalnya mereka menggelar aksi penolakan harga BBM Simpang Tiga Jati yang lokasinya cukup dekat dengan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya sejak pukul 14.00 WIB.
Menjelang magrib, massa aksi merangsek ke Gedung DPRD Kota Tasikmalaya dan menduduki ruang rapat paripurna.
kedatangan ke DPRD Kota Tasikmalaya ini sekaligus membawa 10 tuntutan aspirasi.
Mulai dari mencabut kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga BBM, menuntut pemerintah untuk membuka data subsidi BBM Rp 502 triliun.
Lalu melakukan edukasi masyarakat terkait energi baru dan yang terbarukan, mendesak untuk melakukan pembangunan tata ruang yang ramah lingkungan hingga pembatasan emisi, dan penggunaan energi mix.
“Pemerintah juga memperjelas pengklasifikasian penerima subsidi BBM, menaikan UMR agar daya beli masyarakat meningkat di tengah inflasi yang terjadi,” katanya.
Baca Juga: Emak-emak pun Ikut Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM di Banyumas, Bawa Sapu dan Peralatan Rumah Tangga
Pihaknya akan datang kembali jika tuntutan tak dipenuhi dalam seminggu kedepan dengan massa lebih banyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global
-
Menteri Jerman dan Wamenkes Tinjau Langkah Hijau Bayer di Cimanggis, Ini Hasilnya
-
BRI dan Pegadaian Kelola Ekosistem Emas Sebesar 153 Ton, Dukung Instruksi Presiden Prabowo
-
BRI Perbarui Qlola, Hadirkan Pengalaman Digital yang Lebih Terintegrasi untuk Bisnis
-
Penangguhan Tahanan Nyumarno Cs Ditolak Hakim, Kuasa Hukum Korban Soroti Alasan Permohonan