SuaraJabar.id - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang ditetapkan pemerintah membuat resah masyarakat, utamanya masyarakat golongan bawah. Tak heran jika aksi demo terus berlangsung menolak kebijakan pemerintah ini.
Terkait hal tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengajak warga untuk tetap menaati keputusan pemerintah pusat terkait penyesuaian tarif harga bahan bakar minyak (BBM).
"Yakinlah keputusan pemerintah untuk kemaslahatan bangsa dan negara. Kebijakan dan kebijaksanaan pemerintah diutamakan untuk kemaslahatan rakyat, kebaikan bangsa dan negara bahkan agama," ucapnya.
Wagub Uu mengungkapkan, dirinya memahami keresahan masyarakat akibat kenaikan harga Bahan bakar Minyak (BBM) namun ia juga meminta kepada warga untuk tetap mentaati kebijakan penyesuaian harga BBM.
Menurut Wagub Uu meski Kebijakan yang dianggap pahit oleh masyarakat, namun tetap harus dipahami karena ada kepentingan yang lebih besar untuk keutuhan bangsa dan negara ini.
“Jelas keutuhan bangsa dan negara itu adalah tanggung jawab kita bersama bukan tanggung jawab pemerintah saja," kata Uu.
"Karenanya, kenaikan BBM ini adalah salah satu keputusan yang dianggap terbaik dalam menghadapi situasi dan kondisi seperti hari ini,” lanjutnya.
Dia mengatakan penyesuaian harga BBM merupakan salah satu instrumen APBN untuk menstabilkan skala negara.
Uu juga menekankan bahwa yang terpenting saat ini adalah keberlangsungan pembangunan negara dan bangsa, maka hal itu tidak boleh terabaikan dan tidak terhenti. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Didoakan Ridwan Kamil Jadi Presiden, Prabowo Subianto Balas dengan Pantun Bukit Hambalang
-
Demo Tolak Kenaikan BBM Sore Ini Ricuh! Lagu Bella Ciao Menggema di Patung Kuda, Massa Bergoyang
-
Optimalisasi Anggaran Atasi Kenaikan BBM, Ganjar Gandeng BPK
-
Cerita Warga Soal Pabrik Pelit di Dekat Lokasi Kebakaran Gudang JNE Depok
-
Tampang Pemuda Tasikmalaya yang Mutilasi Bayi Monyet Demi Konten, 14 Monyet Jadi Korban
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
Terkini
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar
-
Sikapi Polemik Sayembara Begal Dedi Mulyadi, Menko Yusril Minta Polda Jabar Gencarkan Patroli
-
Bukan Pakai APBD, KDM Pastikan Uang Sayembara Begal Rp10 Juta Murni dari Kocek Pribadi