SuaraJabar.id - Pemerintah Kota Banjar, Jawa Barat bakal memberikan bantuan berupa voucher belanja BBM subsidi selama tiga bulan bagi angkutan kota atau angkot yang ada di wilayah mereka.
Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kota Banjar, Fera Mada Pratama mengatakan, bantuan voucher BBM itu diberikan sebagai imbas naiknya harga BBM bersubsidi.
Bantuan voucher belanja BBM tersebut rencananya akan diberikan selama tiga bulan, untuk bulan Oktober, November Desember dan mulai didistribusikan Oktober mendatang.
Terkait jumlah besaran besaran bantuan untuk angkot itu, lanjut, Fera, saat ini masih dalam tahap pembahasan dan belum diputuskan oleh tim anggaran pemerintah daerah (TAPD).
“Realisasi rencananya mulai bulan depan. Cuma untuk besaran bantuan masih finalisasi pembahasan dan belum diputuskan,” kata Fera, Selasa (13/9/2022).
Adapun mekanisme penyaluran bantuan BBM, berupa voucher belanja akan diberikan kepada angkutan kota yang memang berdasarkan data administrasi masuk Banjar.
Adapun, teknis penukaran voucher belanja tersebut bisa saja nanti dilakukan di SPBU yang akan diajak kerjasama dan semua SPBU yang ada di Banjar.
Namun teknis penukaran itu juga masih dilakukan pembahasan.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan, kata Fera, jumlah angkutan dalam kota (angkot) yang terdata di Banjar saat ini sebanyak 285 unit kendaraan.
“Jumlah angkutan ada 285 unit kendaraan tapi itu juga masih akan kami lakukan verifikasi lagi. Yang jelas untuk penerima bantuan itu secara administrasi masuk data warga Banjar,” katanya.
Sebelumnya, setelah kenaikan harga BBM subsidi pada sopir angkutan dalam kota (angkot) di Kota Banjar, sepakat mulai memberlakukan tarif baru untuk penumpang. Baik jarak dekat maupun jarak jauh.
Selain itu, mereka juga meminta pemerintah ikut memperhatikan nasib para sopir angkutan karena imbas naiknya BBM subsidi turut memberatkan ekonomi para sopir angkutan.
“Kami minta ada kompensasi dari pemerintah atas naiknya harga BBM. Sejauh ini belum ada pendataan tapi katanya ada bantuan angkutan sama nelayan,” kata Ahmad, salah seorang sopir angkot belum lama ini.
Berita Terkait
-
Termasuk Kiper Kelahiran Karawang, Ini Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala AFC U-20 2023
-
Ridwan Kamil Sebut Presiden Jokowi Bolehkan Pemprov Jabar Gelar Operasi Pasar Khusus Telur Ayam
-
Viral, Terbakar Cemburu Istri Tega Potong Alat Vital Suami, Netizen Penasaran: Masih Bisa Disambung Nggak Yah
-
Rakyat Telan Pil Pahit Kenaikan BBM, Wagub Uu: Ini Keputusan Terbaik untuk Bangsa
-
Didoakan Ridwan Kamil Jadi Presiden, Prabowo Subianto Balas dengan Pantun Bukit Hambalang
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Program Bupati Rudy Susmanto Sentuh Masjid Kecamatan, Jaro Ade Titipkan Bantuan Rp100 Juta
-
Ustaz Abdul Somad Hadiri Isra Miraj di Kabupaten Bogor 24 Januari, Pemkab Siapkan Jamuan Ini
-
Perkuat Pemberdayaan Desa, BRI Kembali Raih Penghargaan di Puncak Hari Desa Nasional 2026
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 80 Kurikulum Merdeka
-
Bogor Memanas! Ratusan Sopir Angkot Geruduk Balai Kota, Tuntut Kejelasan Nasib 'Si Hijau'