SuaraJabar.id - Beredar kabar di jejaring media sosial seorang warga Bekasi berinisial MF menjadi korban penculikan kemudian dibuang ke daerah pegunungan di Sukabumi.
Dari informasi yang beredar, korban merupakan karyawan percetakan dan merupakan Pasirgombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Korban mengaku diculik oleh sekelompok orang di daerah tingkungan Lemah Abang, Jalan Urip Sumoharjo pada Rabu, 14 September 2022 sekitar pukul 01.00 WIB.
Ia mengaku dimasukan ke mobil avanza dan motor miliknya dibawa dua orang pelaku. Korban dibawa ke sebuah ruko dan dianiaya lalu ditinggalkan di ruko tersebut.
Pada malamnya, korban dijemput pelaku menggunakan mobil dan pergi ke daerah Sukabumi dan dibuang di daerah pegunungan Sukabumi.
Ia mengaku pingsan dan ketika sadar HP, KTP, Dompet dan motornya hilang. Korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Cisaat. Adapun korban bisa pulang ke Cikarang setelah naik kendaraan travel.
Mengenai kabar itu, Kapolsek Cisaat AKP Deden Sulaeman menegaskan pihaknya tidak pernah menerima laporan seperti dalam kabar tersebut.
"Terkait adanya pemberitaan di media sosial bahwa ada seseorang yang diduga telah dilakukan penculikan dan kemudian dibuang di wilayah sukabumi, yang mengaku bahwa korban telah melapor ke Polsek Cisaat. Kami dari Polsek Cisaat sampai saat ini belum menerima ataupun tidak pernah menerima laporan tersebut," ujar Deden dikutip dari Sukabumiupdate.com--jejaring Suara.com, Kamis (15/9/2022).
Kendati demikian, Polsek Cisaat akan berkoordinasi dengan masyarakat dan sudah memerintahkan jajaran Unit Intelkam dan Unit Reskrim untuk mendalami informasi tersebut.
Baca Juga: Geger Muncul Sumur Api di Sampang Madura, Videonya Viral
Selain itu Polsek Cisaat akan berkoordinasi dengan kepolisian di Bekasi terkait kejadian tersebut.
“Apakah yang bersangkutan itu korban penculikan kemudian dibuang di wilayah Sukabumi, nanti kita akan koordinasi selanjutnya dengan pihak Kepolisian di Bekasi," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pertamax dan Pertalite Trending, Publik Keluhkan Antrean Panjang serta Dampak BBM Mahal
-
Rumah Mewah Eks Hakim Agung Gazalba Saleh Segera Dilelang KPK
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran
-
Bupati Tegaskan Karawang Anti Gay, Dedi Mulyadi Dorong Tindakan Nyata di Lapangan
-
Sikapi Pesta LGBT Karawang, Dedi Mulyadi Gagas Pembinaan di Barak Militer