SuaraJabar.id - Seorang anak berkebutuhan khusus menjadi korban tewas dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Nagrak Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.
Menurut Kapolsek Nagrak Iptu Teguh Putra Hidayat, kebakaran ini terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, Jumat malam 7 Oktober 2022, di rumah milik salah satu keluarga di Kampung Sinagar RT 01/02 Desa Nagrak Utara.
"Korban adalah remaja putri berkebutuhan khusus berusia 13 tahun. Korban adalah pelajar, siswi SLB Handayani Karangtengah Cibadak," jelas Teguh mengutip dari Sukabumiupate--jaringan Suara.com
Menurut Kapolsek Nagrak, Kebakaran ini berawal dari dalam kamar korban.
Baca Juga: Pabrik Cat di Kasihan Kebakaran, Beberapa Kali Terjadi Ledakan
"Entah apa yang terjadi di dalam kamar tersebut, namun dugaan awal korban "memainkan suatu benda yang menimbulkan sumber api. Kemungkinan besar objek pertama yang terbakar adalah kasur tempat tidur korban."
"Dirumah itu ada 5 jiwa termasuk korban. Seluruh anggota keluarganya tidak sempat menyelamatkan korban dari kepungan api di dalam kamarnya. Korban ditemukan meninggal dalam posisi terlentang di atas kasur dengan kondisi tubuh terbakar," jelasnya.
Akibat kejadian ini seluruh barang yang berada di dalam dalam korban sudah hangus. Korban sulit terindentifikasi lanjut Teguh karena sudah menjadi abu.
Teguh dan personel Polsek Nagrak lainnya yang tida di lokasi setelah menerima laporan langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk dilakukan upaya pemeriksaan tim medis.
"Kami mengamankan TKP dan memberi penjelasan kepada warga agar tidak ada yang mendekati TKP. Untuk perkembangan penyelidikan akan kami informasi lebih lanjut,"
Baca Juga: 3 Mobil Mewah Ludes, Satu Pegawai Terluka dalam Kebakaran Bengkel di Surabaya
Berita Terkait
-
Lawan Ridwan Kamil, Lisa Mariana Akan Konferensi Pers Meski Kondisi Mental Tak Stabil
-
Warga Jabar yang Taat Pajak Jangan Iri karena Tak Dapat Pemutihan, Dedi Mulyadi Siapkan Surprise
-
Apa Itu Visa F-2? Hadiah Sugianto, WNI Jadi Penyelamat saat Kebakaran Hutan di Korea Selatan
-
Nyalakan Sirine Darurat, Sopir Ambulans Bukan Bawa Pasien Tapi Warga yang Ingin Wisata ke Sukabumi
-
Kisah Heroik Sugianto, WNI yang Jadi 'Pahlawan' dalam Tragedi Kebakaran Korea Selatan
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar
-
Menjelang Lebaran, Wamen BUMN Pastikan Kesiapan Stok Uang