SuaraJabar.id - Anisa Rahmansyah mengatakan ia dan emak-emak korban penipuan arisan bodong di Kabupaten Tasikmalaya telah mendataangi rumah mahasiswi owner arisan bodong.
Mereka mendatangi rumah mahasiswi itu karena kesal lantaran uang arisan tak kunjung kembali.
“Iya kemarin saya mendatangi rumah owner arisan bodong. Kesal uang saya tidak dikembalikan,” ujar Anisa Rahmansyah, salah seorang korban, Minggu (16/10/2022).
Anisa menyebut korban penipuan arisan bodong tidak berhasil menemui terduga pelaku. Saat ke rumahnya yang ada hanya saudaranya. Tak hanya itu, korban juga sempat adu mulut dengan saudara pelaku karena meminta pertanggung jawaban pelaku.
“Memang sempat adu mulut dengan keluarga pelaku. Kerabat pelaku sempat berbicara akan secepatnya mengembalikan uang para korban secara bertahap,” katanya.
“Kata keluarga pelaku katanya mau balikin uang kami secara bertahap. Kapan dibalikinya jangan omdo (omong doang) aja. Mau balikin uang gimana, gak ada itikad baik untuk nemuin kita juga engga itu si pelaku arisan bodong,” tambahnya.
Sebelumnya, Ratusan emak-emak dan perempuan muda mendatangi dan lapor ke Polres Tasikmalaya, Sabtu (15/10/2022).
Para korban pun telah menyiapkan barang bukti saat melaporkan dugaan penipuan arisan bodong. Seperti bukti transfer dan pesan grup WhatsApp arisan. Selain itu, mereka juga menunjukkan bukti nama-nama korban yang sudah tercatat.
Virda Apriyani, korban penipuan arisan bodong mengatakan, ia datang ke Polres Tasikmalaya untuk melaporkan salah seorang owner arisan bodong. “Saya dengan ibu-ibu dan juga ada bapak-bapak, mau laporin owner arisan bodong,” katanya.
Berita Terkait
-
Logika Emak-Emak Menakar Misteri Lauk Proyek MBG yang Diduga Disunat Kroni
-
Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Tasikmalaya Masuk Tahap Tiga
-
Ngeri! Mahasiswi UNP dan Warga Kena Peluru Nyasar Latihan Militer, Proyektil Bersarang di Paha
-
Delapan Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dilaporkan dalam Dugaan Kasus Kekerasan Seksual
-
Emak-Emak Bermukena Diduga Maling Motor Saat Magrib, Video Penangkapan Viral
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa