SuaraJabar.id - Kebakaran yang terjadi di Pendopo Kota Banjar hingga kini masih menimnbulkan pertanyaan terkait pelaku dan motifnya. Bahkan saat kebakaran terjadi, CCTV yang terpaksa di sekitar lokasi tidak merekam detik-detik pembakaran pendopo yang diduga dilakukan sengaja.
Kepala Dinas Satpol PP Kota Banjar Eddy Nurjaman pun membenarkannya.
"Kamera CCTV itu sekitar dua bulan lalu pernah kita perbaiki. Tapi mungkin ini juga lagi kita teliti apakah mungkin dari jalurnya bisa kena tikus sehingga tidak bisa terekam kejadiannya," katanya seperti dikutip Harapan Rakyat-jaringan Suara.com pada Jumat (21/10/2022).
Ia mengemukakan, total keseluruhan CCTV yang terpasang di kawasan pendopo ada tujuh.
Baca Juga: Pendopo Kota Banjar Diduga Sengaja Dibakar, Polisi Buka Suara
"Kalau di sini ada empat titik, tapi kalau yang di lokasi kebakaran pendopo kalau nggak salah ada tiga. Kebetulan trouble juga yang di sana," jelasnya.
Selain CCTV, petugas yang berjaga di daerah pendopo semuanya berjumlah empat personel, namun dijadwalkan untuk siang dan malam.
"Personel itu seharusnya ada empat orang, karena ada pengaturan untuk siang dan malam. Jadi diambil dua orang siang dan dua orang untuk jaga malam. Tapi kalau ada acara itu bisa penebalan lagi yang jaga," katanya.
Eddy mengakui, jika saat kejadian hanya ada satu personel yang berjaga karena satu personel lainnya pulang dulu.
"Harusnya ada dua orang, kebetulan yang satu orang lainnya itu lagi keluar dulu dan ini juga akan saya periksa lebih lanjut lagi terhadap anggota itu. Kita tidak tahu yang keluar itu ada keluarganya yang sakit atau bagaimana," katanya.
Baca Juga: Tangis Pecah saat Wali Kota Banjar Ade Uu Datang ke Lokasi Kebakaran Pendopo
Sebelumnya diberitakan, Kebakaran hebat terjadi di Pendopo Wali Kota Banjar, Jumat pagi (21/10/2022) sekitar pukul 03.00 WIB. Pendopo yang kebakaran tersebut berlokasi di Jl Letjen Suwarto No. 203 Kec. Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat.
Berita Terkait
-
Alam 'Mbah Dukun' Sekarang Kerja Apa? Diam-diam Maju Pilkada, Cuma Punya Harta Rp1,4 M
-
Cek Fakta: Banjar Kota Termiskin di Jawa Barat, Apa Iya?
-
Teror Ketukan Misterius Tengah Malam Bikin Warga Kota Banjar Resah
-
Viral Bocah SD di Banjar Nyawer Biduan, Kepala Sekolah: Itu Inisiatif Orang Tua
-
Fakta Baru Caleg yang Jadi Otak Pembunuhan Keji: Ngaku sebagai Manajer Perusahaan Ini
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar