SuaraJabar.id - Warga Dusun Lumbungsari, Pamarican, Kabupaten Ciamis dihebohkan dengan adanya seorang anak punk yang tertangkap basah masuk kamar rumah warga dalam kondisi tak mengenakan celana pada Sabtu (29/10/2022) malam.
Dari keterangan kepala dusun setempat, kejadian itu terjadi pada pukul 22.00 WIB. Anak punk itu masuk ke rumah warga lalu menodongkan senjata tajam pada penghuni rumah.
“Kejadiannya tadi sekitar pukul 22.00 WIB, anak punk ini masuk ke dalam rumah warga yaitu Bakso Asgar yang berlokasi di samping kantor Desa Pamarican, pelaku kini telah diamankan ke kantor Polsek Pamarican,” katanya, Sabtu (29/10/2022) malam.
Menurut Jajang, anak punk tersebut diduga masuk ke dalam rumah dengan cara mengendap melalui pintu belakang. Anak punk diduga telah mengintai korban sebelumnya
“Menurut keterangan dari pemilik rumah (korban,) pelaku masuk ke dalam kamar dimana di dalam kamar itu ada pemilik rumah (perempuan). Setelah di dalam kamar pelaku menodongkan senjata tajam dan membekap korban,” terangnya.
Karena takut, lanjut Jajang, korban pun berteriak sehingga anaknya yang sedang berada di depan rumah langsung masuk dan mendapatkan pelaku tengah menodong korban.
“Sejak itu anak korban berteriak dan tanpa komando warga pun langsung berdatangan dan menangkap pelaku,” katanya.
Jajang juga mengatakan, pelaku saat masuk ke dalam kamar dan menodong korban dalam kondisi sudah tidak menggunakan celana.
“Entah apa tujuannya, entah mau mencuri atau apa, tadi pelaku kedapatan tidak memakai celana,” jelasnya.
Baca Juga: Teror Geng Motor Kembali Menakuti Warga Sukabumi
Lanjut Jajang, anak punk yang berhasil ditangkap warga tersebut, saat ini sudah diamankan ke Polsek Pamarican untuk diproses lebih lanjut.
“Yang kedapatan masuk itu tadi satu orang, ngakunya sih anak Bandung, namun begitu warga juga tadi mengamankan sedikitnya enam anak punk yang suka nongkrong di lingkungan Pamarican. Bahkan pelaku juga sering kelihatan bergabung dengan anak punk yang kini tengah diamankan,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Petani Punk Gunungkidul: Dari Jalanan Menuju Ketahanan Pangan Lokal
-
Viral Struk Bakso di Klaten Ada Biaya AC Rp3 Ribu per Orang, Pemilik Akhirnya Minta Maaf
-
Full Daging, Menikmati Sensasi Bakso Autentik ala Cak Wawan di Kota Jambi
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Bakso Lapangan Tembak Senayan: Legenda Kuliner yang Kini Hadir dengan Layanan Digital Lebih Praktis
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
7 Fakta Mundurnya Bojan Hodak dan Penunjukan Igor Tolic untuk Musim 2026/2027
-
Klarifikasi Polres Bogor Soal Video Viral Pemeriksaan Saksi: Ini 7 Fakta di Balik Kejadian
-
Alasan Mengejutkan Bojan Hodak Mundur dari Kursi Pelatih Persib
-
Viral Video Pemeriksaan Saksi di Rumah, Polres Bogor: Sesuai Prosedur dan Mandat Jaksa
-
Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras: Nekat Titip Siswa di Sekolah Maung, Kepsek Langsung Dipecat