SuaraJabar.id - Pasangan suami-istri Yulio Kristian (29) dan istrinya Loura Franscilia (29) ternyata tidak hanya tega menyiksa Asisten Rumah Tangga (ART) mereka yakni Rohimah (29) secara fisik.
Warga yang tinggal di sebuah perumahan di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu ternyata tidak membayar gaji ART asal Garut itu secara utuh sesuai perjanjial awal.
Kuasa hukum korban, Asep Muhidin mengungkapkan semula Rohimah dijanjikan mendapat upah Rp 2 juta setiap bulannya. Namun pada kenyataannya jauh dari nominal yang dijanjikan.
"Jadi di bulan pertama dibayar Rp 1,2 juta di bulan kedua hanya Rp 1 juta, dan Rp 800 ribu di bulan ketiga padahal yang dijanjikan itu Rp 2 juta per bulan," ungkap Asep saat ditemui di Mapolres Cimahi, Senin (31/10/2022).
Ternyata ada aturan sadis yang membuat gaji yang diterima korban selalu berbeda setiap bulannya. Kedua pasutri yang kini mendekam di Mapolres Cimahi itu memotong gaji Rp 100 ribu setiap korban melakukan kesalahan.
"Contohnya kalau telat nyabut pompa air, telat masak, itu didenda. Jadi gajinya tidak akan pernah full Rp 2 juta seperti yang dijanjikan," terang Asep.
Rohimah sendiri bekerja di keluarga tersangka melalui bantuan seseorang. Ia terpaksa bekerja sebagai ART demi menghidupi seorang anaknya yang berusia delapan tahun.
"Jadi karena desakan kebutuhan ekonomi, makanya dia bekerja sebagai ART. Apalagi setelah dia pisah dengan suaminya, perlu biaya untuk menghidupi anaknya yang berusia 8 tahun," kata Asep.
Sementara itu Wakapolres Cimahi Kompol Niko N Adiputra mengatakan dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka dan korban, gaji atau hak-hak korban diberikan dengan nominal Rp 1,5 juta.
"Kita berbicara kondisi hari ini, untuk upah dibayarkan nominalnya Rp 1,5 juta per bulan. Kita dalami unsur-unsur lainnya kalau memang ada kelalaian dari tersangka soal gaji korban," tutur Niko.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Majikan di Bandung Barat Tega Sekap dan Siksa ART Asal Garut, Sosok Tetangga Yang Marahi Rizky Billar
-
Hakim Sebut ART Ferdy Sambo Tidak Jujur, Ahli: Orang yang Berbohong Sering Jawab Pertanyaan dengan Singkat
-
Mengaku Bersihkan Darah Brigadir J, Kodir: Ferdy Sambo Minta Om Romer Telepon Ambulans Usai Letusan
-
'Banyak Bohongnya Saudara di Sini' Hakim ke ART Susi soal Anak Bungsu Ferdy Sambo-Putri Candrawathi
-
Sahroni: Sungguh Biadab Majikan yang Menyekap dan Menyiksa ART
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya
-
Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas
-
Tren Self-Development di Kalangan Gen Z Menguat, 93 Persen Berminat Poles Diri
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun