SuaraJabar.id - Calon penyelenggara konser musik harus benar-benar memperhatikan regulasi jika ingin menggelar konser musik di wilayah Kota Bandung.
Pasalnya, kepolisian setempat menyatakan izin bagi konser musik atau kegiatan yang mengundang kerumunan masih sangat ketat. Mesi penularan sudah melandai, Polrestabes Bandung menyatakan status pandemi Covid-19 belum dicabut.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Aswin Sipayung mengatakan pihaknya masih berpedoman kepada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali level 1.
"Pengamanan nya ketat banget, kalau dia tidak patuh tidak saya kasih izin," kata Aswin di Polrestabes Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat.
Sehingga dengan pihaknya yang masih berpedoman terhadap Inmendagri, menurutnya rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Bandung pun tidak selalu semuanya dikonfirmasi oleh kepolisian.
Menurutnya kepolisian pun memiliki penilaian sendiri terhadap suatu kegiatan masyarakat yang memerlukan pengamanan lebih dari biasanya.
"Parameternya pertama Inmendagri, kedua situasi, saya tidak hanya melihat lokasi saja, tapi kapasitasnya juga, kemudian akses masuknya, karena bahaya kalau pada saat acara membludak," kata dia.
"Ingat tidak, Dewa 19 juga saya tidak izinkan, itu tegas saja di Bandung mah," tambah Aswin.
Saat ini, pertambahan kasus harian COVID-19 di Kota Bandung mengalami peningkatan dibandingkan beberapa waktu sebelumnya. Pada Kamis (4/11) tercatat ada 121 kasus baru COVID-19, angka itu lebih banyak dari hari-hari sebelumnya yang hanya bertambah sebanyak 50-90 kasus. [Antara]
Baca Juga: Konser Berdendang Bergoyang Parah Banget, Ngaku ke Polisi 3 Ribu, yang Dijual 27 Ribu Tiket
Tag
Berita Terkait
-
Konser Ramah Lingkungan, Bisakah Menikmati Musik Tanpa Membebani Lingkungan?
-
Synchronize Fest 2026 Kembali ke Semangat Gerakan, Sambut Generasi Baru
-
Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak
-
Panen Cuan Konser Musik, Jakarta Raup Rp250 Miliar Hanya dalam Dua Hari
-
Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Geger! Pegawai Rutan Depok Pesta Sabu dengan Warga Binaan
-
Polres Cianjur Ungkap Kasus Perdagangan Tiga Siswi SMA, Dua Pelaku Ditangkap
-
Kritik Pernyataan Denny Indrayana Soal Pendidikan Gibran, Grace Natalie: Jangan Bodohi Publik!
-
6 Fakta Sapi Madura Berkaki Enam Juara Kontes APPSI Piala Presiden 2026
-
BRI dan KPK Hadirkan Pelatihan Calon Penyuluh Antikorupsi 2026