SuaraJabar.id - Akun Facebook Universitas Padjadjaran (Unpad) mengunggah sebuah foto ucapan duka cita atas meninggalnya seorang mahasiswa mereka yang bernama Corrida Athoriq. Korban diketahui merupakan mahasiswa Program Sarjana Terapan FISIP Unpad angkatan 2018.
Korban tewas dalam kondisi mengenaskan di Perumahan Gading Tutuka Residen 2, Desa Ciluncat, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung pada Jumat (11/11/2022) kemarin.
Dari keterangan seorang saksi mata bernama Subekti yang tidak lain adalah tetangga korban, ia mengaku mendengar teriakan minta tolong tetangganya dan langsung bergegas mendatangi rumah TKP.
Ketika sudah dekat ke lokasi, saksi melihat seorang pria dengan pakaian ojek online keluar dari rumah korban. Kemudian pergi dengan sepeda motor berwarna putih merek Vario.
Baca Juga: Dua Kiper Persib Bakal Diuji pada Laga Uji Coba
Subekti tidak terlalu menghiraukan dan memilih langsung menemui yang punya rumah. Namun didapati korban sudah terkapar berlumuran darah, dengan sejumlah luka tusuk dan sayatan di area tubuh.
Berikut lima fakta mengenai tewasnya mahasiswa Unpad tersebut.
1. Profil Korban
Korban bernama Corrida Athoriq lahir pada tahun 1999. Ia merupakan mahasiswa Program Sarjana Terapan FISIP Unpad angkatan 2018.
Athoriq merupakan warga Kampung Jayaraga RT 002/002, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.
Baca Juga: Kota Bandung Perlu Hidran Tambahan untuk Atasi Kebakaran
2. Ada Sosok Berjaket Ojek Online di Sekitar TKP
Saksi mata mengatakan mereka mendapati ada sesosok orang tak dikenal yang menggunakan jaket driver ojol di sekitar TKP yakni di Kompleks Perumahan Gading Tutuka Residen 2 Blok J8. Ia terpantau mondar-mandir di sekitar TKP sebelum insiden penusukan terjadi.
3. Saksi Dengar Teriakan
Subekti (62) yang tidak lain adalah tetangga korban mengaku mendengar Athorik berteriak minta tolong pada pukul 09.00 WIB.
Ketika sudah dekat ke lokasi, saksi melihat seorang pria dengan pakaian ojek online keluar dari rumah korban. Kemudian pergi dengan sepeda motor berwarna putih merek Vario.
Subekti tidak terlalu menghiraukan dan memilih langsung mencari keberadaan korban.
4. Korban Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan
Warga terkejut mendapati korban dalam kondisi bersimbah darah. Korban juga ditemukan dalam kondisi terkapar.
Warga mengevakuasi korban ke RS Otto Iskandardinata. Namun sayang nyawa korban tak tertolong. Ia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.
5. Netizen Duga Penusukan Berlatar Sakit Hati
Tentang siapa yang menjadi pelaku pembunuhan tersebut belum diketahui pasti. Beredar kabar di kalangan warganet bahwa pelakunya merupakan pengguna akun facebook bernama 'Rizka*****'' karena banyak mengunggah momen bersama korban.
Dugaan tersebut seakan lebih kuat setelah sejumlah komentar yang mengatakan bahwa pelaku sebelumnya mengunggah status sakit hati kepada seseorang.
Berita Terkait
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Whoosh Dibanjiri Penumpang! 240 Ribu Orang Pilih Kereta Cepat Selama Libur Lebaran
-
Update Harga Tiket Lembang Park & Zoo Terbaru 2025: Jangan Sampai Kehabisan Tiket!
-
Merasa Yassierli Hingga Prabowo Dibohongi, Wamenaker Ngamuk Bakal Panggil dan Audit Aplikator Ojol
-
Wamenaker Murka! Aplikator Ojol 'Rakus' Kasih Bonus Hari Raya Cuma Rp50 Ribu
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar