SuaraJabar.id - Ribuan jemaah Muhammadiyah melaksanakan sholat Idul Fitri 1444 Hijriah pada Jumat (21/4/2023) di Lapangan Rajawali, Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi.
Pelaksanaan sholat Idul Fitri ini menandakan bahwa Ramadan tahun 2023 ini sudah berakhir bagi jemaah Muhammadiyah yang memang menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriah jatuh pada tanggal 21 April 2023.
Ketua Umum PD Muhammadiyah Kota Cimahi, Mochammad Abu Darin mengatakan, jemaah Muhammadiyah yang mengikuti sholat Idul Fitri hari ini diperkirakan mencapai sekitar 9 ribu orang. Selain di Lapangan Rajawali, pelaksanaan sholat ied juga ada di sejumlah titik lainnya di Kota Cimahi.
"Kami memutuskan Salat Idul Fitri di sini (Rajawali) karena kalau di Lapang Tembak di sana ada pasar tumpah, lalu di Stadion Sangkuriang sedang direnovasi. Ada sekitar 9 ribu yang hadir," kata Abu Darin kepada wartawan usai Salat Idul Fitri.
Mereka berasal dari beberapa wilayah di Kota Cimahi, meskipun untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri hari ini digelar di beberapa lokasi. Seperti di Asih Putra, di wilayah Cipageran, Tanimulya, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
Terkait perbedaan waktu pelaksanaan Salat Idul Fitri dengan pemerintah, pihaknya tidak mempersoalkan hal tersebut. Sebab pemerintah saat ini menyesuaikan bersama negara Malaysia, Brunei Darusalam, Singapura, meningkatkan drajatnya menjadi tiga derajat. Sementara Muhammadiyah berapapun derajatnya asalkan sudah muncul bulan, maka masuk 1 Syawal.
"Prinsipnya kami saling menghormati dan menghargai. Semoga umat Islam tidak terpecah, Indonesia tidak ada gesekan-gesekan, karena umat islam itu sama, nabinya satu, Allahnya juga satu," sebutnya.
Sementara salah seorang jamaah Salat Idul Fitri asal Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Joko (53) mengaku bahagia bisa merayakan lebaran dan Salat Idul Fitri di Lapang Rajawali. Ini adalah kali pertama dirinya melaksanakan Salat Idul Fitri bersama keluarganya di Lapang Rajawali.
"Alhamdulilah bisa melaksanakan Salat Idul Fitri di sini, kebetulan kan untuk Kota Cimahi dipusatkan di Lapang Rajawali. Meskipun ada perbedaan hari dengan pemerintah, tapi tidak mengurangi esensi dari Idul Fitri ini," ujarnya.
Baca Juga: Kapolres Cimahi Sebut Selama Ramadhan Tindak Kriminalitas Menurun 21 Persen
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tali Bendera Putus Saat Upacara HUT RI ke-81 di Sukabumi, Kesigapan Paskibra Selamatkan Sang Saka
-
Bukan Kupas Bawang, Ini Sosok Susanah Warga Bogor yang Disebut Prabowo di Sidang MPR
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Viral Pidato Presiden Prabowo Soal Upah Pengupas Bawang, Warga Bogor Beberkan Fakta Lapangan