SuaraJabar.id - Jalan Dago Giri di Desa Mekarwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah dua tahun dibiarkan rusak parah. Hal itu membuat warga kesal.
Saking geregetannya, warga pun berinisiatif memperbaiki jalan alternatif yang menghubungan Lembang dengan Kota Bandung itu. Perbaikan jalan dilakukan warga RW 06 Desa Mekarwangi menggunakan cor sebagai bentuk sindiran kepada Pemkab Bandung Barat yang tak kunjung memperbaikinya.
"Perbaikan jalan tadi dilaksanakan warga RW 06 karena masuk wilayahnya dengan cara dicor. Perbaikan jalan menggunakan dana dari hasil urunan warga," kata Bhabinkamtibmas Desa Mekarwangi, Brigadir Taufan Rizky pada Kamis (11/5/2023).
Dia menjelaskan, ada sepanjang 2 kilometer ruas jalan rusak mulai dari sekitar perbatasan Dago sampai dengan Desa Langensari bervariasi mulai dari bergelombang dan berlubang. Namun karena anggaran terbatas, warga hanya melakukan perbaikan yang mengalami kerusakan paling parah.
"Jalan yang dicor hanya sekitar 400 meteran di titik paling parah dan sering dikeluhkan pengguna kendaraan," ujarnya.
Taufan menyatakan, pihaknya turun mengawasi perbaikan jalan lantaran dikhawatirkan bisa menghambat arus lalu lintas. Selama ini warga juga sering turun memperbaiki jalan namun hanya sebatas dengan ditimbun batu.
"Perbaikan dilakukan untuk menghindari agar tidak terjadi kecelakaan lebih fatal. Sebab dari keterangan warga, sepanjang jalan ini sering ada pemotor yang terjatuh gara-gara masuk lubang," ungkapnya.
Terpisah Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengatakan, perbaikan jalan rencananya akan dilaksanakan pada tahun ini mulai dari Desa Langensari hingga Dago dengan anggaran Rp 4,8 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
"Pembangunan jalan bakal diganti dengan beton supaya awet dan tidak gampang rusak. Jadi untuk masyarakat khususnya Lembang mohon bersabar tapi insyaallah tahun ini jalannya diperbaiki," ucap Hengky.
Baca Juga: Tengah Jadi Perhatian Pusat, Plt Bupati Tidak Mau Ada Jalan Rusak di Kabupaten Bogor
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Tengah Jadi Perhatian Pusat, Plt Bupati Tidak Mau Ada Jalan Rusak di Kabupaten Bogor
-
Tiktoker Bima Dulu Banyak Pendukung karena Viralkan Jalan Rusak di Lampung, Sekarang Dibenci Usai Kritik Jokowi?
-
Tak Hanya di Lampung, Anggota DPD Minta Presiden Jokowi Juga Perhatikan Jalan Rusak di Jawa Tengah
-
Sri Mulyani Bingung Sudah Kirim Anggaran Besar untuk Lampung Tapi Kenapa Masih Banyak Jalan Rusak
-
Diambil Alih Pemerintah Pusat, Tender Perbaikan Jalan Rusak Lampung Dikebut Bulan Ini
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam
-
Naik ke Penyidikan! Kasus Kematian NS di Jampangkulon Temukan Titik Terang, Ibu Tiri Jadi Sorotan