SuaraJabar.id - Kecamatan Sukatani menggelar Jumat Bersih (Jumsih) sebagai upaya mewujudkan Sukatani bersih. Program Jumsih menjadi program prioritas Pemdakab Bekasi yang berjalan efektif dan maksimal.
Camat Sukatani Agus Dahlan menyampaikan, kegiatan kerja bakti Jumsih merupakan salah satu program cinta kebersihan dan dilakukan setiap hari Jumat.
Selain itu, kerja bakti Jumsih untuk mewujudkan lingkungan Kecamatan Sukatani yang bersih, rapi dan indah sehingga enak dipandang mata.
"Ya, untuk memberikan serta edukasi kepada masyarakat karena dengan lingkungan yang bersih bisa memberikan dampak yang baik bagi kehidupan, contohnya mencegah terjadinya banjir," terang Agus (26/5/2023).
Agus mengatakan, Pemerintah Kecamatan Sukatani dalam sektor pembangunan maupun sektor pemberdayaan masyarakat dilingkungan Kecamatan Sukatani terus berupaya. Salah satunya dengan meningkatkan kebersihan lingkungan sehingga lingkungan Kecamatan Sukatani semakin bersih, indah dan hijau dengan melakukan kerja bakti jumat bersih.
"Kegiatan kerja bakti jumat bersih dilakukan oleh seluruh pegawai dan staf kecamatan melakukan kerja bakti Jumsih di area kantor kecamatan, serta membuat lubang resapan biopori untuk mencegah terjadinya banjir," terangnya.
Agus menjelaskan Jumsih ini harus dilakukan secara rutin untuk terciptanya kantor sehat dan bersih, menjadikan contoh kepada masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih.
"Setiap hari Jumat pegawai harus terus melakukan kegiatan jumsih rutin, kita juga bisa sadar lingkungan bersih dan terciptanya kantor menjadi sehat," katanya.
Baca Juga: Baru Dilantik, Ini Pesan Kang Emil untuk PJ Bupati Bekasi
Berita Terkait
-
Jembatan Cianting Purwakarta Rusak Akibat Diterjang Longsor Pada Kamis Sore
-
Wisata Tebing Boyer Purwakarta, Cocok Dikunjungi Saat Libur Akhir Pekan
-
Gubernur Ridwan Kamil Dikabarkan Akan 'Ngantor' di Pemda Bekasi Besok
-
Forum Sulsel Peduli Gagas Gerakan Bersama Jumat Bersih di Makassar
-
Mendagri Minta Pemda Segera Realisasikan Anggaran Pengendalian Pandemi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
RUPST BRI Putuskan Dividen Rp52,1 Triliun, Tegaskan Kinerja dan Stabilitas
-
Ada Apa di Balik Penyegelan Aset PT BBP? Konflik Tambang Emas Selatan Sukabumi Memuncak
-
Ekspansi Luar Negeri Dimulai, Pegadaian Buka Kantor Cabang Pertama di Timor Leste
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Tak Perlu KTP Pemilik Pertama, Melanggar? Jabatan Taruhannya
-
Sengkarut MBG di Ciamis: Menyingkap Teka-teki Pungli Rp 250 Ribu yang Menyeret Anggota DPRD