SuaraJabar.id - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengumumkan hasil verifikasi administrasi terhadap 820 bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Bandung Barat untuk Pileg 2024.
Hasilnya, tercatat hanya 108 bacaleg yang memenuhi syarat administrasi. Sedangkan sisanya yakni sebanyak 712 bacaleg belum memenuhi syarat karena dokumen yang disampaikan saat pendaftaran bermasalah.
"Bacaleg yang sudah memenuhi syarat ada 108 orang dan yang belum memenuhi syarat ada 712 orang," kata Ketua KPU KBB Adie Saputro saat dihubungi pada Jumat (7/7/2023).
Saat pendaftaran bacaleg untuk Pileg 2024 pada 1 hingga 14 Mei lalu, KPU KBB menerima sebanyak 820 orang dari 18 partai politik (parpol). Rinciannya, laki-laki sebanyak 546 orang dan perempuan sebanyak 274 orang.
Kemudian KPU melakukan verifikasi administrasi dokumen persyaratan sesuai tahapan pada 15 Mei hingga 23 Juni 2023. Hasilnya, ada ratusan yang belum memenuhi syarat.
"Kekurangannya itu variatif, ada foto copy ijazah belum dilegalisir, surat keterangan kesehatan, surat keterangan pengadilan," terang Adie.
Dirinya menegaskan, para bacaleg yang belum memenuhi persyaratan diberikan waktu hingga 9 Juli untuk melengkapinya. Bacaleg yang tidak menyampaikan kekurangan persyaratan sesuai aturan akan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dan tidak akan terdaftar dalam daftar caleg sementara (DCS).
Untuk itu, KPU KBB meminta semua bacaleg melalui parpol masing-masing untuk segera melengkapi kekurangan persyaratannya hingga batas waktu yang sudah ditetapkan.
"Yang belum memenuhi syarat dapat diperbaiki dokumen persyaratannya dari tanggal 26 Juni sampai 9 Juli. Nanti DCS akan diumumkan bulan Agustus," ujarnya.
Baca Juga: H-3 Parpol Belum Setor Perbaikan Data Bacaleg, KPU Bali: Segera
Setelah pengumuman DCS, KPU KBB akan melakukam tahapan penetapan dan penyusunan pada 15-18 Agustus 2023. Kemudian tahapan pencermatan rancangan DCS, verifikasi administrasi perbaikan dokumen persyaratan bakal calon.
"Jadi tahapannya sampai penetapan DCT (daftar caleg tetap) masih panjang. Bulan November nanti baru ada penetapan DCT," tandasnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Rancang Pertemuan dengan Megawati, Analis Sebut PKB Tak Mau di-PHP Gerindra karena Cak Imin Tidak Dilirik Prabowo
-
Generasi Zilenial Bandung Barat Jangan Ragu jadi Petani, Begini Kata Hengky Kurniawan
-
Hengky Kurniawan Tegaskan Sektor Pertanian Potensial bagi Generasi Muda Bandung Barat
-
Jalin Komunikasi soal Capres dan Cawapres dengan PDIP, PKB Digoda Merapat Dukung Ganjar
-
Tindaklanjuti Temuan 4 Juta DPT Tak Punya e-KTP, Bawaslu Koordinasi dengan Dukcapil Kemendagri
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
Terkini
-
Kanwil Ditjenpas Jabar Tunggu SK Pencabutan PB Indra Kenz
-
Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen
-
Yusril Belum Terima Laporan Pesta Sabu di Rutan Depok, Siapkan Penertiban Lapas
-
Geger! Pegawai Rutan Depok Pesta Sabu dengan Warga Binaan