- Kanwil Ditjenpas Jawa Barat menindak oknum pegawai Rutan Depok karena diduga terlibat pesta sabu bersama warga binaan.
- Karutan Depok telah membuat laporan polisi di Bandung pada hari Senin untuk menindaklanjuti keterlibatan pegawai tersebut.
- Warga binaan yang diduga ikut terlibat dalam video viral penyalahgunaan narkotika telah dipindahkan ke lapas lain.
SuaraJabar.id - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Barat menindak oknum pegawai yang diduga terlibat dalam pesta narkotika jenis sabu bersama warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan Depok.
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Yudi Suseno mengatakan pihaknya telah mengambil langkah hukum terhadap oknum pegawai tersebut. Proses penanganan masih berlangsung berdasarkan hasil pemeriksaan.
“Penanganannya dari hasil pemeriksaan yang masih berjalan. Untuk pegawainya yang terkait, dari kemarin Karutan (Kepala Rutan) sudah buat LP (Laporan Polisi) dan sedang ditindaklanjuti,” kata Yudi saat dikonfirmasi di Bandung, Senin (5/10/2026).
Selain terhadap pegawai, Ditjenpas juga mengambil tindakan terhadap WBP yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. WBP tersebut telah dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan (lapas) lain.
“Untuk warga binaannya sudah digeser ke lapas lain,” ujar Yudi.
Yudi menegaskan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat tidak memberikan toleransi terhadap peredaran maupun penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
Menurut dia, penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga integritas petugas sekaligus mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika di dalam rutan maupun lapas.
“Pokoknya kita tidak main-main,” tegasnya.
Kasus tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah sebuah video yang diduga memperlihatkan sejumlah warga binaan tengah berpesta narkotika jenis sabu beredar dan viral di media sosial.
Baca Juga: Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap
Dalam video tersebut, sejumlah pria terlihat berkumpul di sebuah ruangan tertutup sambil berjoget dengan diiringi musik. Salah seorang pria juga tampak memegang sebuah botol yang diduga digunakan sebagai alat isap narkotika atau bong.
Pihak Kanwil Ditjenpas Jawa Barat masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan keterlibatan pegawai dan warga binaan dalam peristiwa tersebut.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Geger! Pegawai Rutan Depok Pesta Sabu dengan Warga Binaan
-
Polres Cianjur Ungkap Kasus Perdagangan Tiga Siswi SMA, Dua Pelaku Ditangkap
-
Kritik Pernyataan Denny Indrayana Soal Pendidikan Gibran, Grace Natalie: Jangan Bodohi Publik!
-
6 Fakta Sapi Madura Berkaki Enam Juara Kontes APPSI Piala Presiden 2026
-
BRI dan KPK Hadirkan Pelatihan Calon Penyuluh Antikorupsi 2026