Ronald Seger Prabowo
Senin, 05 Oktober 2026 | 19:44 WIB
Ilustrasi narkoba jenis sabu-sabu lengkap beserta alat isap. [KlikKaltim.com]
Baca 10 detik
  • Menteri Koordinator Yusril Ihza Mahendra di Jakarta menyatakan belum menerima laporan resmi mengenai dugaan pesta narkotika di Rutan Depok.
  • Kanwil Ditjenpas Jawa Barat telah mengambil tindakan dengan melaporkan oknum pegawai serta memindahkan warga binaan yang terlibat ke lapas lain.
  • Pemerintah berencana mengadakan rapat koordinasi bersama Polri dan Ombudsman untuk melakukan penertiban secara sistematis di rutan dan lapas.

SuaraJabar.id - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengaku belum menerima laporan terkait dugaan pesta narkotika jenis sabu yang melibatkan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan oknum pegawai di Rumah Tahanan Negara atau Rutan Depok.

Hal itu ditegaskan Yusril dalam pernyataan di Jakarta, Senin (5/10/2026).

"Belum clear masalah itu dan saya juga belum mendapat laporan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan," kata Yusril.

Meski demikian, Yusril mengatakan pemerintah tengah memfokuskan perhatian pada persoalan di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rutan, terutama setelah adanya temuan Ombudsman RI di Lapas Cibinong.

Dalam waktu dekat, Yusril akan menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Polri, serta Ombudsman RI untuk menyusun langkah penertiban lapas secara lebih sistematis.

Menurut Yusril, penguatan kerja sama dengan Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) diperlukan mengingat kasus narkotika masih mendominasi perkara yang menjerat warga binaan.

Upaya pembenahan tersebut juga dilakukan di tengah pergantian Kapolri dan proses penyiapan pengganti Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Sebelumnya, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat menyatakan telah mengambil tindakan terhadap oknum pegawai yang diduga terlibat dalam pesta narkotika di Rutan Depok.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Yudi Suseno mengatakan Kepala Rutan Depok telah membuat laporan polisi dan proses pemeriksaan terhadap oknum pegawai tersebut masih berlangsung.

Baca Juga: Sikapi Polemik Sayembara Begal Dedi Mulyadi, Menko Yusril Minta Polda Jabar Gencarkan Patroli

Sementara itu, WBP yang diduga terlibat telah dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan lain.

"Untuk warga binaannya sudah digeser ke lapas lain," kata Yudi.

[ANTARA]

Load More