SuaraJabar.id - Sebuah video yang memperlihatkan aksi perundungan atau bullying yang dilakukan sejumlah pelajar viral di media sosial.
Di media sosial disebutkan aksi perundungan itu dilakukan di Velodrome Cimahi, Jalan Kebon Manggu, Padasuka Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat pada Jumat (18/8/2023).
Berdasarkan video yang viral di media sosial itu, terlihat sekelompok remaja berpakaian putih abu dan jaket hitam berjumlah lima orang mengintrograsi dan memukul seorang anak sekolah secara bergantian yang ternyata saling mengenal.
"Kemarin tuh tiba-tiba ada rame-rame dibawah sini tuh, terus aku inisiatif keatas bawa HP, karena gak biasanya ada rame kayak gitu, pas dilihat emang kayak lagi dipukulin ada satu orang," kata Rusyta Dewi (36 salah seorang warga, Minggu (20/8/2023).
Peristiwa perundungan hingga berujung terjadinya dugaan penganiayaan itu menurutnya berjalan cukup lama saat masyarakat tengah menjalankan ibadah salat Jumat.
"Agak lama dipukulin ada 15 menit lah saat Jum'atan, jadi saat Jum'atan bubar mereka juga pulang," ucap Rusyta.
Meski menyaksikannya, namun dia mengaku tak berani keluar rumah untuk menegur sekelompok remaja tersebut karena takut jadi sasaran kemarahan. Dia pun memutuskan untuk merekam kejadian itu.
"Takut nantinya pelaku dendam mengarah rumah ini, jadi akhirnya aku cuman videoin doang dari dalam rumah," kata dia.
Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi AKP Luthfi Olot Gigantara mengatakan, usai ramai dk media sosial terkait aksi perundungan yang berujung teehadap aksi penganiyaan itu pihaknya langsung bergerak hingga akhirnya mengamankan lima orang terduga pelaku. Mereka masih berstatus pelajar di salah satu SMK di Kota Cimahi.
Baca Juga: Tawuran Kembali Pecah di Cianjur, Satu Pelajar Tewas Dibacok
"Berkaitan dengan video yang kemarin sudah viral di medsos, kita dari Satreskrim Polres Cimahi telah berhasil mengamankan terduga pelaku ada 5 orang yang ada di video," ujar Luthfi.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Harga Pertamax Naik Tajam, 10 Persen Konsumen Diprediksi Serbu Pertalite
-
Jangan Lewatkan Promo Samsung Galaxy S26 Ultra di Blibli untuk Dapatkan Harga Termurah
-
Nilai Saham Dinilai Belum Wajar, BRI Lakukan Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar
-
Di Tengah Tekanan IHSG, BRI Tegaskan Fundamental Perbankan Nasional Tetap Kuat
-
Korupsi Makan Bergizi Gratis Memanas! Kejagung Isyaratkan Jumlah Tersangka Bakal Bertambah