SuaraJabar.id - Bey Machmudin menjadi satu dari tiga nama yang diusulkan oleh DPRD Jawa Barat untuk menjadi calon penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Nama Bey Machmudin kabarnya sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat rapat Tim Penilai Akhir (TPA), kemarin Kamis (31/8) sore di Istana Negara.
Selain Bey Machmudin, kabarnya terdapat 10 nama lagi yang sudah mendapat persetujuan dari Jokowi. Seperti diketahui, Ridwan Kamil akan segera melepas jabatannya sebagai Gubernur Jawa Barat pada 5 September 2023.
Lantas siapa Bey Machmudin, seperti apa rekam jejaknya dan berapa jumlah kekayaannya? Berikut ulasanya
Pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat 15 April 1970 ini bernama lengkap Bey Triadi Machmudin. Dikutip dari laman resmi Sekretariat Negara, Bey merupakan lulusan S-1 Fakultas Ekonomi UNIKA Parahyangan dan S-2 Magister Teknik ITB.
Ia kemudian menjadi aparatur sipil negara alias ASN. Bei saat ini diketahui sebagai Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden.
Sebelumnya pada 2015, Bei menjadi Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Istana Kepresidenan.
Rekam jejak Bey sebenarnya lebih lama dihabiskan mengurus Wakil Presiden. Ia sempat menjadi Asisten Deputi Dokumentasi dan Diseminasi Informasi di Sekretariat Wakil Presiden.
Sebagai seorang ASN, Bey diketahui memiliki total kekayaan sebesar Rp. 9.477.614.231.
Baca Juga: Ridwan Kamil Resmikan BRT di Kota Baru Parahyangan Jabar
Jumlah ini berdasarkan data LHKPN per 15 Maret 2023. Total Harta Kekayaan itu sudah dikurangi dengan hutang sebesar Rp. 1.028.646.800.
Bey Machmudin dari data LHKPN juga mempunyai aset berupa tanah di Bogor, Bandung dan Tangerang Selatan.
Untuk kendaraan, Bey memiliki tiga unit sepeda motor dan tiga unit mobil. Bey juga memiliki Kas dan setara Kas Rp. 4,2 Miliar.
Rincian Harta Kekayaan Bey Triadi Machmudin:
TANAH DAN BANGUNAN Rp. 5.600.000.000
1. Tanah Seluas 300 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 150.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 128 m2/79 m2 di KAB / KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 1.500.000.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 60 m2/60 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 450.000.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 337 m2/200 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HIBAH DENGAN AKTA Rp. 3.500.000.000
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Resmikan BRT di Kota Baru Parahyangan Jabar
-
Ridwan Kamil Berikan Sinyal Maju Pilgub DKI Jakarta?
-
Gemesin, Intip 8 Potret Arkana Anak Bontot Ridwan Kamil yang Cosplay jadi Wali Kota Cilik
-
Berebut Elektabilitas, Ridwan Kamil Puncaki Hasil Survei Cawapres Litbang Kompas
-
Rapat Bareng Luhut Hingga Ridwan Kamil Soal Penanganan Polusi Udara, Heru Budi Sebut Kementerian akan Terapkan WFH
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Skandal Iklan Bank BJB: Lima Tersangka Ditetapkan, KPK Kebut Hitung Kerugian Negara
-
Viral Air Minum Aquviva! Berawal Murah Meriah, Kini Diprotes Konsumen Diduga Rasa Air Keran