SuaraJabar.id - Video aksi seorang siswa SMP di Cilacap yang ditendang dan dianiaya teman sekelasnya menjadi sorotan publik belum lama ini. Aksi bully ini diduga terjadi karena masalah percintaan.
Viral di X, video siswa SMP yang jadi korban bully temannya ini diunggah oleh akun @Lucunyadimanaaa beberapa waktu yang lalu. Dalam video berdurasi 44 detik ini, nampak sejumlah siswa SMP di salah satu lokasi yang cukup sepi.
"Telah terjadi kasus pembullyan siswa SMP di Cilacap, pelaku memukul, menendang berulang kali sampai korban terpental ke lapang volly" tulis cuitan tersebut.
Terlihat seorang siswa SMP yang mengenakan topi beberapa kali memukul siswa SMP lainnya yang terlibat masalah dengannya. Pukulan terus diberikan oleh siswa tersebut ke bagian kepala dan tubuh korbannya yang terbaring lemas di lapangan.
Beberapa siswa SMP lain yang berada di lokasi tersebut hanya melihat aksi pelaku ketika menghajar korbannya ini. Di akhir video, pelaku sempat bergaya di depan kamera yang merekam momen tersebut.
"Kejadian tersebut benar terjadi. Seperti apa yagn teman-teman infokan bahwa TS sudah dibawa ke Mapolresta Cilacap. Infonya gara-gara cewek, apa benar lurs?" tulis keterangan unggahan.
Berdasarkan keterangan unggahan, masalah kedua siswa SMP ini diduga berkaitan dengan percintaan. Rumor lain menyebut bahwa aksi bully tersebut terjadi Kecamatan Cimanggu, Cilacap.
Pelaku berinisial TS yang masih duduk di bangku sekolah ini kini sudah diamankan dan dibawa ke Mapolresta Cilacap untuk mendapat pemeriksaan dari pihak berwajib. Di sisi lain, tidak ada informasi apapun mengenai korban dari video tersebut.
Tidak diungkap dengan pasti mengenai SMP tempat kejadian bully ini terjadi. Namun, berdasarkan informasi yang beredar, video siswa SMP di Cilacap yang ditendang dan dianiaya teman sekelas ini beredar pertama kali di WhatsApp.
Tag
Berita Terkait
-
4 Anak Artis Dibully di Sekolah, Ada yang Dikeroyok Hingga Masuk IGD
-
Bocah SD Dicabuli Bocah SMP Gara-gara Sering Lihat Film Porno
-
Kasus Bullying Siswa SMP di Jakarta Bikin Murka, Video Disebar Pelaku di Media Sosial
-
Dibully, Bocah Ini Semangati Temannya yang Kena Body Shaming
-
Dituntut Kim Hieora, Dispatch Sebut Para Korban Bully Ubah Kesaksian
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba