SuaraJabar.id - Setelah sebelumnya menolak rencana Pandawara Group, pemkab Sukabumi secara tiba-tiba membuat aksi bersih-bersih Pantai Loji dan Pantai Cibutun yang berada di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Gelaran ini berlangsung pada Rabu (4/10/2023) lalu dan melibatkan setidaknya ribuan warga yang ikut membantu membersihkan area pantai yang nampak penuh dengan sampah ini.
Pembersihan pantai yang dilakukan oleh pemkab Sukabumi ini dimulai dari kawasan Pantai Cibutun sebelum kemudian berlanjut ke area Pantai Loji. Tidak hanya diikuti oleh warga, program bersih-bersih Pantai Loji dan Cibutun ini juga melibatkan anggota kepolisian hingga TNI.
Dalam beberapa foto yang beredar, warga dan anggota polisi dan TNI saling bantu untuk membersihkan kawasan yang sebelumnya dipenuhi oleh sampah ini.
Sebelumnya, Pantai Loji yang penuh dengan sampah menjadi sorotan publik usai masuk dalam rencana Pandawara Group untuk dibersihkan nantinya pada Jumat (6/10/2023) mendatang.
Rencana Pandawara Group ini secara mengejutkan ditolak mentah-mentah oleh pemkab Sukabumi yang menyebut bahwa Gilang dan kawan-kawan tidak secara transparan menghubungi pemerintah untuk aksi tersebut.
Usai kabar mengenai pemkab Sukabumi yang melakukan aksi bersih-bersih Pantai Loji dan Pantai Cibutun ini beredar, netizen lalu meninggalkan berbagai komentarnya.
"Biar dia kelihatan baik hahaha viral dulu ya pak baru mau gerak" balas netizen.
"Caper, udah kapalang viral baru action" komentar akun lainnya.
"Ingin naik pamor kah? Kemarin menolak setelah viral baru deh dia turun tangan sendiri" ungkap netizen.
Berita Terkait
-
Pandawara Group Terancam Disomasi karena Unggah Video Pantai Cibutun Terkotor ke-4 di Indonesia
-
Kades Sangrawayang Tolak Pandawara Group, Susi Pudjiastuti Murka: Ya Ampun!
-
Alasan Kades Sangrawayang Tolak Aksi Bersih-Bersih Pantai Loji oleh Pandawara Group
-
Pandawara Group Ditolak Kades Bersihkan Pantai Cibutun hingga Diancam Dilaporkan
-
Profil Muhtar: Kades yang Tolak Pandawara Bersihkan Pantai Loji, Tak Terima Disebut Terkotor
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
Terkini
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Selangkah Lagi Juara! Persib Kudeta Puncak Klasemen di Tengah Teror Flare Parepare
-
Daftar Lengkap 5 Kapolda Baru yang Resmi Dilantik Kapolri Hari Ini
-
Isu Nama Jawa Barat Diganti Jadi 'Tatar Sunda' Viral, Pemprov Beri Penjelasan