SuaraJabar.id - Susi Pudjiastuti ikut murka usai kabar mengenai Kades Sangrawayang menolak Pandawara Group untuk membersihkan Pantai Loji viral. Susi Pudjiastuti ikut menyampaikan kekesalannya terkait kasus tersebut.
Sebelumnya, Pandawara Group mengungkap rencana tip tersebut untuk membersihkan Pantai Loji di Sukabumi yang diklaim sebagai pantai paling kotor nomor 4 di Indonesia.
"Selamat datang di pantai terkotor nomor 4 di Indonesia" tulis Pandawara memperkenalkan pantai tersebut.
Pandawara Group lalu mengajak warga setempat untuk ikut membersihkan Pantai Loji pada 6 Oktober 2023 mendatang. Sayangnya, rencana ini justru batal digelar karena alasan khusus.
Pemerintah Desa Sangrawayang blak-blakan menolak aksi Pandawara Group ini yang mereka sebut seolah tidak transparan terkait gelaran tersebut.
"Kalau dari saya, kalau transparan terbuka dari pemerintah itu silahkan. Kalau seperti yang kemarin dimusyawarahkan di desa itu, saya enggak mengizinkan saya mah," ujar Muhtar, Kepala Desa Sangrawayang.
Mengenai penolakan dari kades Sangrawayang untuk aksi Pandawara Group ini, Susi Pudjiastuti memberi tanggapan tegasnya. Ia ikut dibuat kesal mengenai penolakan tersebut.
"Ya ampun, mbok diakui dan terus dibersihkan" tulis Susi Pudjiastuti melalui akun @susipudjiastuti.
Reaksi Susi Pudjiastuti ini menuai reaksi dari netizen. Banyak yang sependapat dengan aksi Pandawara Group yang ingin membersihkan Pantai Loji yang terkenal penuh sampah di sepanjang pesisirnya ini.
"Sok berargumen malah jadi penghambat program kebersihan" tulis salah satu netizen.
Berita Terkait
-
Alasan Kades Sangrawayang Tolak Aksi Bersih-Bersih Pantai Loji oleh Pandawara Group
-
Pandawara Group Ditolak Kades Bersihkan Pantai Cibutun hingga Diancam Dilaporkan
-
Profil Muhtar: Kades yang Tolak Pandawara Bersihkan Pantai Loji, Tak Terima Disebut Terkotor
-
Sempat Bikin Susi Pudjiastuti Marah, Pemdes Sangrawayang Klarifikasi Soal Tolak Pandawara Bersihkan Pantai Loji
-
Sebut Pantai Loji Paling Kotor Nomor 4 di Indonesia, Kades Sangrawayang Tolak Aksi Bersih-bersih Pandawara
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang