SuaraJabar.id - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, takjub dengan atmosfer pertandingan pekan ke-19 kompetisi BRI Liga 1 2023-2024 menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (08/11/23).
Pasalnya, pada pertandingan kandang perdana di putaran kedua kompetisi Liga 1 2023-2024, Stadion GBLA dipadati oleh Bobotoh. Tercatat sebanyak 24.106 penonton hadir, jumlah tersebut sejauh ini menjadi yang terbanyak dalam laga kandang musim ini.
Banyaknya suporter yang datang menyaksikan pertandingan Persib vs Arema, dikarenakan beberapa komunitas Bobotoh yang sebelumnya sempat 'menepi' sudah kembali ke Stadion.
Menurut Bojan Hodak, kehadiran Bobotoh yang memadati Stadion GBLA tersebut sangat penting, karena bisa menambah motivasi dan kepercayaan diri pemain di lapangan. Sehingga, dia berharap di laga lainnya mereka bisa kembali hadir mendukung skuat Maung Bandung.
Baca Juga: 2 Hal Menarik dari Kegagalan Persib Bandung Kalahkan Arema FC
"Satu hal lagi, atmosfer pertandingan kali ini sangat fantastis karena stadion terisi penuh. Saya harap penuhnya stadion ini bisa terus bertahan hingga akhir musim," ucap Bojan Hodak setelah pertandingan kepada awak media termasuk SuaraJabar.id
Sama seperti Bojan Hodak, bek Persib, Rezaldi Hehanusa, menilai kehadiran Bobotoh di Stadion tidak menjadi beban, justru mereka sangat penting untuk menambah motivasi dan kepercayaan diri saat bertanding.
Lebih lanjut Rezaldi mengatakan, pada pertandingan menghadapi Arema FC, skuat Maung Bandung yang tampil di hadapan ribuan Bobotoh sudah berusaha menampilkan permainan terbaiknya, namun skor berakhir imbang 2-2.
Persib sempat unggul lebih dulu melalui gol penalti David da Silva di menit 9, kemudian disamakan 1-1 oleh Dedik Setiawan menit 16.
Skuat Maung Bandung, kembali unggul 2-1 melalui Ciro Alves menit 27, namun Singo Edan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui Gustavo Alemeida di babak kedua.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Ditahan Imbang Arema FC 2-2 di GBLA, Persib Gagal Dekati Puncak Klasemen
"Kalau untuk beban tidak ada, ya pastinya yang tadi saya bilang berharap tim tetap harus konsisten ke depannya, pemain juga harus tetap konsisten, ini belum apa apa," ucap Rezaldi Hehanusa
Meski hanya mampu meraih hasil imbang dengan Arema FC, namun skuat Maung Bandung bisa mempertahankan tren positif tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan di kompetisi Liga 1 2023-2024. Selain itu, Persib juga masih bertahan di peringkat kedua dengan 35 poin.
"Semoga hingga akhir musim nanti kita tetap konsisten berada di atas dan Alhamdulillahnya bisa Insya Allah menjadi juara," harap mantan pemain Persija Jakarta ini.
Kontributor: Rahman
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
-
Tanpa Gustavo Almeida, Persija Jakarta Hadapi Madura United FC di Bangkalan
-
Anco Jansen: Indonesia Negara Sangat Miskin
-
Bali United Rebutan Dapat Jordi Amat dengan Raksasa Liga 1 Indonesia?
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar