Scroll untuk membaca artikel
Galih Prasetyo
Selasa, 30 April 2024 | 21:16 WIB
Diusung Ratusan Santri dan Jaringan Masyarakat Sipil, Andi Ibnu Hadi Tarung di Pilwalkot Tasikmalaya [Ist]

"Andi adalah bagian dari keluarga besar kami, selain santri, ia juga memiliku kemampuan dan kompetensi lain seperti advokat dan dosen yang memiliki karakter kepemimpinan yang kuat karena pernah memimpin Organisasi Perhimpunan Advokat dan menjadi Ketua Lakpesdam NU Kota Tasikmalaya," ungkap KH. Asep Saepul Alamin, selaku Ketua Yayasan Pesantren Condong.

Di level akar rumput, Andi memiliki jaringan cukup kuat sehingga membuatnya berpeluang untuk bisa bersaing di Pilkada Wali Kota Tasikmalaya 2024.

"Sebagai pesantren paling tua di Tasikmalaya yang berdiri tahun 1800 an, maka kami bersama keluarga sudah cocok untuk mendorong santri terbaik kami yaitu Andi Ibnu Hadi," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Serikat Petani Pasundan (SPP) Agustiana, sangat mendorong aktivis untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Baca Juga: Mundur Dari Pilwalkot Bandung, Atalia Praratya Pilih Kasih Restu ke Sosok Ini

"Menjadi pemimpin itu tidak boleh ujuk-ujuk, atau karena punya modal saja, tetapi yang namanya pemimpin itu harus berproses dari bawah, karena permasalahan Kota Tasikmalaya sangat kompleks," jelasnya.

Agustiana menilai, Andi Ibnu Hadi merupakan sosok yang berproses dari bawah dan mampu mengkonsolidasikan jejaring masyarakat sipil.

"Saya melihat, Kang Andi ini merupakan aktivis satu-satunya di Priangan Timur, yang memiliki komitmen dan konsisten dalam membangun gerakan di masyarakat," jelasnya.

Load More