SuaraJabar.id - Malang benar nasib MJ, saat dia bekerja banting tulang, sang istri justru terlibat prostitusi online alias open BO dari aplikasi MiChat.
Hal ini terungkap usai warga setempat melakukan penggerebekan di kontrakan di Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.
Warga lantas melaporkan hal ini kepada pihak berwajib. Berdasarkan laporan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Parung, sang istri berinisial DY yang nekad "menjual diri" melalui jasa open BO di rumah kontrakan saat suaminya pergi berjualan di Pasar Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Menurut Kapolsek Parung AKP Doddy Rosjadi di Parung, pengungkapan ini dilakukan usai adanya laporan masyarakat yang sebelumnya menggerebek wanita berinisial DY itu.
Peristiwa yang terjadi di Kampung Waru itu pun sempat viral di media sosial. Doddy menjelaskan saat digerebek, DY sedang bersama seorang laki-laki berinisial RA sekitar pukul 01.00 WIB.
Awalnya warga curiga karena selalu ada laki-laki yang datang ke rumah kontrakan DY pada malam hari, saat suaminya pergi berjualan di Pasar Parung.
"Warga menduga DY melakukan kegiatan open BO lewat aplikasi hingga warga melapor ke pemilik kontrakan berinisial M," kata AKP Doddy, dikutip dari Antara.
Kronologi Kejadian
Pada Senin, 15 Juli 2024 sekitar pukul 22.00 WIB pemilik kontrakan bersama beberapa warga memantau kontrakan DY. Kemudian sekitar pukul 23.00 WIB ada seorang laki-laki datang ke kontrakan DY. Namun, laki-laki itu menyadari sedang diawasi hingga akhirnya pergi.
Baca Juga: Status KLB Ditetapkan, Kasus Keracunan Massal di Cipaku Bogor Naik Jadi 93 Orang
Kemudian pada Selasa, 16 Juli 2024, sekitar pukul 01.00 WIB, seorang pria berinisial RA datang ke kontrakan DY. Setelah RA masuk, warga langsung melakukan penggerebekan yang direkam dengan ponsel.
Saat itu, pintu kontrakan tidak terkunci dan warga menemukan DY di dalam kamar sedang merapikan pakaian, sementara RA sudah membuka celana.
DY kemudian mengakui bahwa ia melakukan open BO melalui aplikasi MiChat. Salah satu warga kemudian menghubungi suami DY, MJ, agar pulang dan menyaksikan sendiri perbuatan istrinya.
"DY dan suaminya itu sudah sekitar enam bulan mengontrak di tempat M. Saat ini mereka sudah disuruh keluar dari kontrakan M," kata AKP Doddy.
Berita Terkait
-
Cerita Warga Kesulitan Mendapatkan Sertifikat Tanah Tak Kunjung Keluar di Bogor
-
Habis Kesabaran! Viral Warga Serbu Rumah Pembuang Sampah, Halaman Disulap Jadi TPS Dadakan
-
Hari Jadi Kota Bogor, Bey Machmudin: Momentum PPDB Berkualitas dan Berintegritas
-
Ibu di Bekasi Cabuli Anak Kandung Demi Uang dari Medsos, Kemen PPPA Tuntut Pelaku Akun Ditangkap
-
Status KLB Ditetapkan, Kasus Keracunan Massal di Cipaku Bogor Naik Jadi 93 Orang
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Mengenal Simpadampro: Aplikasi Futuristik Damkar Bogor yang Bisa 'Ramal' Kebakaran
-
Kontrak Ratusan Ton Sampah Tangsel ke Cileungsi Terbongkar
-
Bikin Warga Gatal dan Bau Menyengat, Usaha Limbah B3 di Parungpanjang Disegel Pemkab Bogor
-
5 Surga Wisata Kuliner Kota Bogor yang Wajib Dicoba, Dari Legendaris hingga Kekinian
-
BRI-Kemenpora Dorong Atlet SEA Games 2025 Jadi Juara di Arena dan Finansial