SuaraJabar.id - Sebanyak 400 pengurus Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) terdiri dari 25 pengurus daerah (pengda) se-Jawa Barat dikukuhkan.
Pelantikan pengurus periode 2024-2027 itu langsung dilakukan Ketua IPPAT Jawa Barat Samsuri di El Royal Hotel, Kota Bandung, Selasa (17/12/2024).
Pengukuhan itu dilakukan pada kegiatan bertajuk 'Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus, Dewan Penasehat, Dewan Pakar dan Kelompok Kerja Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah'.
"Pengurus baru harus bekerja keras membangun kekompakan karena dengan kekompakan itu dapat menjawab tantangan masa yang akan datang," kata Samsuri yang merupakan mantan Ketua IPPAT Kota Bogor.
Baca Juga: Polrestabes Bandung Kerahkan 1221 Personel Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru
Ia menekankan kepada para pengurus baru agar bisa meningkatkan sumber daya manusia bidang PPAT menyeimbangi kemajuan teknologi di era digital.
"Sehingga dapat menjalin hubungan dengan seluruh stakeholder yang berkaitan dengan jabatan PPAT agar bisa berkomunikasi, berkoordinasi, dan membangun kepercayaan yang tinggi terhadap masyarakat," harapnya.
Samsuri juga mengapresiasi kepengurusan IPPAT Jawa Barat sebelumnya yang diketuai oleh Osye Anggadari, S.H dan menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) yang telah diserahkan.
"Diharapkan para pengurus dapat menjalin keakraban satu sama lainnya dan dapat berkoordinasi dengan baik dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan ke depannya," ujar Samsuri.
Kegiatan pelantikan dan pengukuhan itu dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Jawa Barat, Yuniar Hikmat Ginanjar. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr.Akhmad Wiyagus perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan beberapa tamu undangan lain.
Samsuri sendiri telah dilantik menjadi Ketua Pengurus Wilayah Jawa Barat IPPAT setelah berhasil mendapat suara mayoritas pada pemilihan yang berlangsung di Kota Depok pada 14 November.
Setelah mendapatkan memenangkan pemilihan, Samsuri saat itu juga kukuhkan sebagai Ketua Pengwil Jawa Barat IPPAT oleh Pengurus Pusat (PP) IPPAT.
Berita Terkait
-
Tak Sampai Rp2 Juta, Kemensos Tawarkan Kuliah di Poltekesos, Terjangkau Buat Keluarga Prasejahtera
-
Mengenal Masjid Al Jabbar Karya Ridwan Kamil, Utang Pembangunannya Dibongkar Dedi Mulyadi
-
Persatuan Ahli Kimia Indonesia: Peran, Sejarah, dan Kontribusinya dalam Dunia Kimia di Indonesia
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Whoosh Dibanjiri Penumpang! 240 Ribu Orang Pilih Kereta Cepat Selama Libur Lebaran
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar