- Penelusuran itu berawal dari aduan masyarakat
- Belum dilakukan penyelidikan dalam kasus tersebut
- Perumda Tirtawening memegang peranan vital dalam penyediaan layanan publik di bidang air bersih dan sanitasi
SuaraJabar.id - Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) menangani dugaan tindak pidana korupsi di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtawening, milik Pemerintah Kota Bandung.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, mengatakan penelusuran itu berawal dari aduan masyarakat.
"Ada laporan ke kami, laporan terkait apa gak bisa disebutkan tapi (menyangkut) dugaan tindak pidana korupsi," kata Nur dalam keterangan yang diterima di Bandung, Jumat 19 September 2025.
Nur menjelaskan, laporan tersebut telah diteruskan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti dengan kegiatan pengumpulan data oleh tim.
“Tidak ada penyelidikan, baru berupa kegiatan pengumpulan data (puldata) saja,” ujarnya.
Ia menyebutkan, setelah itu akan ada tahapan-tahapan selanjutnya menindaklanjuti laporan tersebut. Namun, sejauh ini belum dilakukan penyelidikan dalam kasus tersebut.
Secara terpisah, Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengaku mempersilakan aparat penegak hukum menjalankan tugasnya, termasuk jika harus memeriksa sejumlah pegawai di Perumda Tirtawening.
“Ya diperiksa saja, kan itu kewenangannya Kejati,” kata Erwin.
Ia menegaskan Pemkot Bandung tidak akan menutupi kasus ini maupun menghalangi aparat penegak hukum.
Baca Juga: Mengurai Benang Kusut Korupsi Rel Kereta: Dari OTT Senyap, Hingga Kini Seret Elite Politik
“Kalau memang ada yang bersalah, ya diperiksa saja,” ujarnya.
Sebagai BUMD milik Pemerintah Kota Bandung, Perumda Tirtawening memegang peranan vital dalam penyediaan layanan publik di bidang air bersih dan sanitasi, serta menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD).
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
6 Tips Penting Saat Mencari Tiket Pesawat Balikpapan-Makassar Paling Hemat
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
Niat Hindari Macet Malah Kena Zonk! Ribuan Pemudik Garut-Bandung Kembali Terjebak Malam Ini
-
Lebaran Singkat, Cuan PKB Meroket: Efek "Promo 10 Persen" Dedi Mulyadi Tembus Rp 18,8 Miliar