SuaraJabar.id - PT PLN (Persero) meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center ke-6 di Jawa Barat, yang berlokasi di PLN UP3 Bandung. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya PLN memastikan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik, khususnya menghadapi periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widado menyampaikan bahwa SPKLU Center UP3 Bandung merupakan SPKLU Center ke-6 di Jawa Barat dan menjadi bagian dari pengembangan berkelanjutan infrastruktur kendaraan listrik di wilayah tersebut.
“Ini adalah SPKLU Center yang ke-6 di Jawa Barat. Kota Bandung dan Cirebon memang menjadi perhatian kami karena Bandung merupakan kota wisata, sementara Cirebon adalah titik kritis bagi pengendara yang akan melanjutkan atau memutuskan perjalanan,” ujar Sugeng.
Sugeng menjelaskan, SPKLU Center UP3 Bandung memiliki kapasitas pengisian yang besar dan mampu melayani hingga 16 kendaraan listrik secara bersamaan. Daya pengisian yang tersedia pun dinilai sangat memadai.
Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PT PLN Persero , Adi Priyanto menyampaikan bahwa peresmian SPKLU Center ini dilakukan guna kesiagaan PLN dalam menghadapi Nataru, khususnya kesiapan SPKLU di jalur mudik.
“Adanya kesiagaan EV charging kita di seluruh Indonesia dalam rangka mendukung mudik. Kami siapkan SPKLU di jalur Sumatera, Jawa sampai Bali,” ujar Adi.
Adi menambahkan, SPKLU Center UP3 Bandung merupakan SPKLU Center ke-12 secara nasional. Kehadiran SPKLU Center diharapkan membuat pengguna kendaraan listrik semakin nyaman dan tidak ragu melakukan perjalanan jarak jauh.
“SPKLU Center ini berbeda dengan SPKLU biasa. Kalau SPKLU biasa biasanya satu shelter dua mesin, ini mesinnya berkumpul di satu tempat sehingga lebih nyaman dan lebih banyak yang bisa mengisi daya,” katanya.
Selain SPKLU Center, PLN juga menyiagakan SPKLU Mobile yang tersebar di berbagai wilayah untuk merespons kebutuhan darurat pengguna kendaraan listrik.
Baca Juga: Iwan Suryawan Minta Pejabat Jabar Gugurkan Cuti Massal Nataru, Prioritaskan Siaga Cuaca Ekstrem
“SPKLU Mobile saat ini ada sekitar 15 unit di seluruh Indonesia. Kalau ada panggilan, kami langsung menuju lokasi yang membutuhkan bantuan,” ujar Adi.
Dengan pengembangan SPKLU Center dan kesiapan SPKLU Mobile, PLN berharap pengguna kendaraan listrik semakin percaya diri menggunakan kendaraan listrik, sekaligus mendukung kelancaran arus mudik dan balik pada Nataru 2025–2026. ***
Kontributor : Tantri Amela
Berita Terkait
-
Iwan Suryawan Minta Pejabat Jabar Gugurkan Cuti Massal Nataru, Prioritaskan Siaga Cuaca Ekstrem
-
Paduan Alam dan Hiburan: Inspirasi Liburan Sekolah dan Nataru di Puncak Bogor
-
Bocimi dan Parungkuda Kritis! Ini Peta Rawan Macet Nataru 2026 yang Diantisipasi Kemenhub
-
Cara Ampuh Hemat Listrik di Rumah, Menyesal Tidak Laksanakan!
-
Penuhi Kebutuhan Pengguna Kendaraan Listrik Selama Libur Panjang, PLN Sediakan 18 SPKLU di Cianjur
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Misteri Blok Kupat Bandung: Gang Sempit yang Menyulap Jutaan Janur Menjadi Cuan Jelang Lebaran
-
14 Hari Menantang Aspal: Kisah Pilu Saeful Nekat Jalan Kaki Cikarang-Kebumen Usai Uang Mudik Dicopet
-
Waspada Jalur Gelap! Wagub Jabar Kecewa Perbaikan Lampu Jalan di Sumedang Molor di Tengah Arus Mudik
-
Kritis tapi Santun: Sosok Andrie Yunus, Aktivis Kontras Korban Air Keras di Mata Sang Guru SMA
-
Jalur Merah Pasir Angin: Celurit Tertinggal Saat Begal Rampas Motor Pemudik Jakarta di Sukabumi