-
Penyebab Gangguan Perjalanan Hujan deras di Purwakarta menyebabkan genangan air dan longsoran material di jalur Purwakarta-Ciganea pada Minggu sore, sehingga menghambat prasarana rel dan mengganggu jadwal perjalanan sejumlah kereta api di wilayah tersebut.
-
Langkah Keselamatan KAI Demi menjamin keselamatan penumpang, KAI Daop 2 Bandung menghentikan sementara operasional kereta seperti KA Papandayan dan Commuter Line Garut guna menghindari risiko kecelakaan akibat kondisi jalur rel yang tidak aman.
-
Proses Normalisasi Jalur Petugas KAI kini tengah melakukan penanganan darurat menggunakan Alat Material Untuk Siaga guna mempercepat normalisasi jalur, sehingga perjalanan kereta api dapat segera beroperasi kembali dengan aman dan lancar seperti semula.
SuaraJabar.id - Rencana balik dari liburan akhir pekan atau perjalanan dinas menggunakan kereta api di wilayah Jawa Barat tampaknya harus mengalami sedikit hambatan.
Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Purwakarta sejak Minggu siang (28/12/2025) membawa dampak serius bagi operasional perkeretaapian.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung melaporkan adanya gangguan signifikan di petak jalan antara Stasiun Purwakarta dan Stasiun Ciganea.
Gangguan ini bukan sekadar genangan air biasa, melainkan adanya material tanah longsor yang menutupi jalur rel, sehingga membahayakan keselamatan perjalanan kereta api (KA).
Insiden ini terjadi tepat pada pukul 15.45 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi yang tak kunjung reda menyebabkan kondisi tanah di sekitar rel menjadi labil.
Akibatnya, material tanah dan bebatuan jatuh menutupi jalur rel, disertai genangan air yang melebihi batas aman untuk dilintasi roda kereta.
Manajer Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, segera merespons situasi ini dengan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang perjalanannya terganggu.
Ia menegaskan bahwa keputusan untuk menghentikan kereta adalah langkah mitigasi wajib.
"Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama kami. Begitu petugas di lapangan mendeteksi adanya genangan air dan material jatuh yang berpotensi mengganggu prasarana, kami segera melakukan penghentian sementara perjalanan KA sebagai langkah pengamanan," tegas Kuswardojo dalam keterangan resminya, Minggu.
Baca Juga: Puncak Diserbu Wisatawan! 250 Mobil per Menit Padati Jalur, Polisi Terapkan One Way Situasional
Berikut adalah daftar perjalanan kereta api yang terpaksa dihentikan sementara operasionalnya akibat gangguan alam ini:
- KA (129) Papandayan: Diberhentikan di Stasiun Ciganea.
- KA (350) Commuter Line Garut: Posisi tertahan di Stasiun Purwakarta.
- KA (349) Commuter Line Garut: Posisi tertahan di Stasiun Sasaksaat.
Saat ini, Tim Prasarana KAI Daop 2 Bandung tengah berjibaku di lokasi kejadian. Mereka mengerahkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) guna membersihkan jalur dari lumpur dan bebatuan secepat mungkin.
"Tim Prasarana KAI Daop 2 Bandung sedang melakukan penanganan di lokasi guna mempercepat proses normalisasi jalur, dengan mengerahkan sejumlah alat dan material untuk siaga (AMUS), agar jalur dapat segera dinyatakan aman dan kembali dilalui perjalanan kereta api," tambah Kuswardojo.
Berita Terkait
-
Puncak Diserbu Wisatawan! 250 Mobil per Menit Padati Jalur, Polisi Terapkan One Way Situasional
-
Wajib Masuk Bucket List! 4 Wisata Unggulan Bogor Paling Hits untuk Tutup Tahun 2025 dengan Manis
-
Kementerian PU Janjikan Jembatan Permanen Usai Fase Darurat di Aceh
-
Antrean Mengular di Tol Japek, Polisi Terapkan Buka-Tutup Rest Area KM 57
-
5 Spot Wisata Hidden Gem dan Kuliner Viral di Subang untuk Libur Akhir Tahun 2025
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
Tanpa Bojan Hodak dan Dua Pilar Asing, Bos Umuh Tuntut Persib Tetap Bermental Juara
-
Terungkap! Pembunuhan Pelajar di Bantaran Citarum: Pisau Dapur Sudah Disiapkan Pelaku
-
Demi Motor, Kakak Kelas di Karawang Tega Habisi Nyawa Pelajar 15 Tahun Secara Berencana